Kura-Kura Raksasa Pernah Hidup 1.000 Tahun Lalu di Madagaskar, Beratnya Sekitar 270 Kg
Kamis, 12 Januari 2023 - 20:32 WIB
loading...
Kura-kura raksasa dengan berat sekitar 600 pon atau 272 kg diperkirakan pernah hidup di Madagaskar. Foto/Live Science
A
A
A
ANTANANARIVO - Kura-kura raksasa dengan berat sekitar 600 pon atau 272 kg diperkirakan pernah hidup di Madagaskar. Jenis kura-kura raksasa yang sudah punah ini setara dengan mammoth dan herbivora besar lainnya.
Para ilmuwan menemukan spesies tersebut saat mempelajari silsilah misterius kura-kura raksasa yang hidup di Madagaskar dan pulau-pulau lain di Samudera Hindia bagian barat. Mereka menemukan bukti satu tibia atau tulang kaki bagian bawah dari kura-kura yang telah punah.
Mereka menganalisis DNA inti dan mitokondrianya, kemudian menentukan bahwa hewan itu adalah spesies baru yang mereka beri nama Astrochelys rogerbouri. Nama spesies kura-kura itu diambil dari mendiang Roger Bour (1947-2020), seorang ahli herpetologi Prancis dan pakar kura-kura raksasa Samudra Hindia bagian barat.
Baca juga; Kura-kura Raksasa Pulau Fernandina yang Punah 1 Abad Lalu Ternyata Punya Keturunan di Galapagos
Dalam penelitian yang diterbitkan pada 11 Januari di jurnal Science Advances, para ilmuwan belum mengetahui secara jelas kapan spesies yang baru ditemukan itu punah. Namun, dari spesimen yang dipelajari tampaknya berusia sekitar 1.000 tahun.
Para ilmuwan menemukan spesies tersebut saat mempelajari silsilah misterius kura-kura raksasa yang hidup di Madagaskar dan pulau-pulau lain di Samudera Hindia bagian barat. Mereka menemukan bukti satu tibia atau tulang kaki bagian bawah dari kura-kura yang telah punah.
Mereka menganalisis DNA inti dan mitokondrianya, kemudian menentukan bahwa hewan itu adalah spesies baru yang mereka beri nama Astrochelys rogerbouri. Nama spesies kura-kura itu diambil dari mendiang Roger Bour (1947-2020), seorang ahli herpetologi Prancis dan pakar kura-kura raksasa Samudra Hindia bagian barat.
Baca juga; Kura-kura Raksasa Pulau Fernandina yang Punah 1 Abad Lalu Ternyata Punya Keturunan di Galapagos
Dalam penelitian yang diterbitkan pada 11 Januari di jurnal Science Advances, para ilmuwan belum mengetahui secara jelas kapan spesies yang baru ditemukan itu punah. Namun, dari spesimen yang dipelajari tampaknya berusia sekitar 1.000 tahun.
Lihat Juga :