CES 2023 akan Jadi Panggung Besar buat Kecerdasan Buatan
Selasa, 03 Januari 2023 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Punya Layar 32 Inci, Kulkas Samsung Siap Tayangkan TikTok Live
![CES 2023 akan Jadi Panggung Besar buat Kecerdasan Buatan]()
“Di CES 2023 kami bisa menunjukkan kepada dunia kemampuan terbaik kami di bidang medis dan industri kecerdasan buatan,” ujar CEO DEEPNOID, Choi Woo-sik.
Marlo Anderson, analis dari The Tech Ranch mengatakan hadirnya teknologi kecerdasan buatan di CES 2023 justru jadi angin segar di tengah pandangan negatif mengenai teknologi tersebut. Pasalnya banyak orang mengenak kecerdasan buatan sebagai teknologi negatif.
Banyak oknum menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat video dan gambar porno rekayasa yang dikenal sebagai Deep Fake, penipuan perbankan, hingga ancaman robot yang bisa melenyapkan manusia dari bumi.
“Ini akan jadi kebangkitan kecerdasan buatan karena teknologi yang hadir justru sangat berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan bagaimana kita bisa menggunakannya secara langsung. Bukan kecerdasan buatan seperti film Terminator,” ujar Marlo Anderson.
Dia mengatakan sebenarnya kecerdasan buatan yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat secara sederhana sudah diterapkan di berbagai asisten pintar yang ada saat ini misalnya Alexa, Siri, dan Google Assistance. Teknologi itu digemari karena memang sangat membantu manusia dalam kegiatan sehari-hari. Teknologi kecerdasan buatan yang berkaitan dengan kebutuhan manusiadia yakin sebagai awal dari kebangkitan teknologi tersebut.

“Di CES 2023 kami bisa menunjukkan kepada dunia kemampuan terbaik kami di bidang medis dan industri kecerdasan buatan,” ujar CEO DEEPNOID, Choi Woo-sik.
Marlo Anderson, analis dari The Tech Ranch mengatakan hadirnya teknologi kecerdasan buatan di CES 2023 justru jadi angin segar di tengah pandangan negatif mengenai teknologi tersebut. Pasalnya banyak orang mengenak kecerdasan buatan sebagai teknologi negatif.
Banyak oknum menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat video dan gambar porno rekayasa yang dikenal sebagai Deep Fake, penipuan perbankan, hingga ancaman robot yang bisa melenyapkan manusia dari bumi.
“Ini akan jadi kebangkitan kecerdasan buatan karena teknologi yang hadir justru sangat berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan bagaimana kita bisa menggunakannya secara langsung. Bukan kecerdasan buatan seperti film Terminator,” ujar Marlo Anderson.
Dia mengatakan sebenarnya kecerdasan buatan yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat secara sederhana sudah diterapkan di berbagai asisten pintar yang ada saat ini misalnya Alexa, Siri, dan Google Assistance. Teknologi itu digemari karena memang sangat membantu manusia dalam kegiatan sehari-hari. Teknologi kecerdasan buatan yang berkaitan dengan kebutuhan manusiadia yakin sebagai awal dari kebangkitan teknologi tersebut.
(wsb)
Lihat Juga :