Bikin Panik, Puing Roket Long March 3B China Diperkirakan Jatuh di Wilayah Filipina
Jum'at, 30 Desember 2022 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Area drop zone yang sebenarnya, tambah PhilSA, dapat berubah karena berbagai faktor seperti rotasi bumi, kondisi cuaca dan iklim. “Ada juga kemungkinan puing-puing melayang di sekitar area dan hanyut ke pantai terdekat,” tambah PhilSA.
![Bikin Panik, Puing Roket Long March 3B China Diperkirakan Jatuh di Wilayah Filipina]()
PhilSA mengulangi peringatan kepada publik untuk segera memberi tahu otoritas lokal jika menemukan dugaan puing roket yang jatuh. PhilSA juga memperingatkan masyarakat agar tidak mengambil atau melakukan kontak dekat puing-puing roket karena mungkin mengandung sisa-sisa zat beracun seperti bahan bakar roket.
Baca juga; China Mengkonfirmasi Roket Inti Long March 5B Jatuh di Laut Sulu, NASA Beri Kritik Keras
Peluncuran Long March 3B China pada Kamis 29 Desember 2022 merupakan peluncuran kedua Negara Tirai Bambu itu dalam seminggu. Roket Long March 3B membawa satelit Shiyan-10 02 yang akan ditempatkan di orbit untuk pemantauan lingkungan ruang angkasa.
Kemudian pada Selasa 27 Desember 2022, China meluncurkan satelit Gaofen-11 04 dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan. “Gaofen-11 04 adalah satelit observasi Bumi yang dirancang untuk digunakan untuk survei sumber daya lahan, perencanaan kota, desain jaringan jalan, estimasi hasil panen dan bantuan bencana,” menurut China Central Television (CCTV).

PhilSA mengulangi peringatan kepada publik untuk segera memberi tahu otoritas lokal jika menemukan dugaan puing roket yang jatuh. PhilSA juga memperingatkan masyarakat agar tidak mengambil atau melakukan kontak dekat puing-puing roket karena mungkin mengandung sisa-sisa zat beracun seperti bahan bakar roket.
Baca juga; China Mengkonfirmasi Roket Inti Long March 5B Jatuh di Laut Sulu, NASA Beri Kritik Keras
Peluncuran Long March 3B China pada Kamis 29 Desember 2022 merupakan peluncuran kedua Negara Tirai Bambu itu dalam seminggu. Roket Long March 3B membawa satelit Shiyan-10 02 yang akan ditempatkan di orbit untuk pemantauan lingkungan ruang angkasa.
Kemudian pada Selasa 27 Desember 2022, China meluncurkan satelit Gaofen-11 04 dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan. “Gaofen-11 04 adalah satelit observasi Bumi yang dirancang untuk digunakan untuk survei sumber daya lahan, perencanaan kota, desain jaringan jalan, estimasi hasil panen dan bantuan bencana,” menurut China Central Television (CCTV).
(wib)
Lihat Juga :