Kaleidoskop Teknologi 2022: Serangan Siber Terbanyak, Kebocoran Data Terparah
Selasa, 27 Desember 2022 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
2. PeduliLindungi
Bjorka juga mengklaim mendapatkan 3,2 miliar data pengguna aplikasi PeduliLindungi di Breach Forums. Data yang diretas berjumlah 48 GB (terkompresi) dan 157 GB (tidak terkompresi). Detailnya, mulai nama, alamat email, nomor induk kependudukan (NIK), nomor telepon, tanggal lahir, identitas perangkat, status Covid-19, riwayat check-in, riwayat penelusuran kontak, sampai status vaksinasi.
3. Kartu Registrasi SIM
Ramainya kasus kebocoran kartu registrasi SIM bergulir di Twitter. Lagi-lagi, Bjorka yang mengklaim memiliki 1,3 miliar data registrasi kartu SIM. Isi data yang diretas, antara lain NIK, nomor telepon, jenis operator, dan lainnya.
4. IndiHome
Dugaan kebocoran data 26 juta pelanggan Indihome oleh Bjorka menjadi viral di Twitter. Isinya terdiri dari nama, alamat email, bahkan nomor kartu tanda penduduk (KTP). Namun, Telkom Indonesia menyebut bahwa klaim tersebut tidak valid dan data-data yang dibocorkan tidak benar.
5. Kementerian Kesehatan RI
Data pasien rumah sakit yang tersimpan pada server milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bocor dan diduga diperjualbelikan di situs gelap Raidforums.
6. PLN
Dugaan penjualan lebih dari 17 juta data pelanggan PLN viral di Twitter. Data tersebut dijual di web breached.to oleh akun "loliyta". Data yang bocor, antara lain ID lapangan, ID pelanggan, nama pelanggan, tipe energi, KWH, alamat rumah, nomor meteran, tipe meteran, hingga nama unit UPI.
Bjorka juga mengklaim mendapatkan 3,2 miliar data pengguna aplikasi PeduliLindungi di Breach Forums. Data yang diretas berjumlah 48 GB (terkompresi) dan 157 GB (tidak terkompresi). Detailnya, mulai nama, alamat email, nomor induk kependudukan (NIK), nomor telepon, tanggal lahir, identitas perangkat, status Covid-19, riwayat check-in, riwayat penelusuran kontak, sampai status vaksinasi.
3. Kartu Registrasi SIM
Ramainya kasus kebocoran kartu registrasi SIM bergulir di Twitter. Lagi-lagi, Bjorka yang mengklaim memiliki 1,3 miliar data registrasi kartu SIM. Isi data yang diretas, antara lain NIK, nomor telepon, jenis operator, dan lainnya.
4. IndiHome
Dugaan kebocoran data 26 juta pelanggan Indihome oleh Bjorka menjadi viral di Twitter. Isinya terdiri dari nama, alamat email, bahkan nomor kartu tanda penduduk (KTP). Namun, Telkom Indonesia menyebut bahwa klaim tersebut tidak valid dan data-data yang dibocorkan tidak benar.
5. Kementerian Kesehatan RI
Data pasien rumah sakit yang tersimpan pada server milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bocor dan diduga diperjualbelikan di situs gelap Raidforums.
6. PLN
Dugaan penjualan lebih dari 17 juta data pelanggan PLN viral di Twitter. Data tersebut dijual di web breached.to oleh akun "loliyta". Data yang bocor, antara lain ID lapangan, ID pelanggan, nama pelanggan, tipe energi, KWH, alamat rumah, nomor meteran, tipe meteran, hingga nama unit UPI.
Lihat Juga :