Rusia Tolak Bantuan AS untuk Evakuasi Awak Soyuz MS-22
Selasa, 27 Desember 2022 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
Tes itu mengungkapkan bahwa tidak ada kesalahan lain yang ditemukan. Pada 18 Desember, permukaan luar pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 diperiksa dengan bantuan kamera di stasiun ruang angkasa.
Analisis data yang dikirimkan ke Bumi membantu mendeteksi potensi kebocoran di kompartemen instrumentasi atau peralatan pesawat ruang angkasa. Menurut data awal, kerusakan bisa disebabkan oleh mikrometeoroid atau puing-puing luar angkasa yang menghantam loop pendingin eksternal.
Pada 27 Desember 2022 sekelompok ahli Rusia berkumpul untuk membahas nasib pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22, tetapi tidak ada keputusan akhir yang akan dibuat. Diketahui pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 kehilangan sistem pendingin karena kerusakan dan para teknisi sedang mengevaluasi implikasinya.
Baca juga; Soyuz MS-22 Berlubang 0,8 Milimeter, Rusia Kirim Pesawat Luar Angkasa Pengganti Maret 2023
“Pertemuan dijadwalkan besok, tetapi keputusan akhir belum akan diambil untuk saat ini. Akan ada laporan dari spesialis teknis dan keputusan teknis dibuat mengenai tindakan lebih lanjut dan bagaimana program penerbangan harus diubah,” kata Direktur Program Luar Angkasa Berawak Roscosmos, Sergey Krikalyov.
Analisis data yang dikirimkan ke Bumi membantu mendeteksi potensi kebocoran di kompartemen instrumentasi atau peralatan pesawat ruang angkasa. Menurut data awal, kerusakan bisa disebabkan oleh mikrometeoroid atau puing-puing luar angkasa yang menghantam loop pendingin eksternal.
Pada 27 Desember 2022 sekelompok ahli Rusia berkumpul untuk membahas nasib pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22, tetapi tidak ada keputusan akhir yang akan dibuat. Diketahui pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 kehilangan sistem pendingin karena kerusakan dan para teknisi sedang mengevaluasi implikasinya.
Baca juga; Soyuz MS-22 Berlubang 0,8 Milimeter, Rusia Kirim Pesawat Luar Angkasa Pengganti Maret 2023
“Pertemuan dijadwalkan besok, tetapi keputusan akhir belum akan diambil untuk saat ini. Akan ada laporan dari spesialis teknis dan keputusan teknis dibuat mengenai tindakan lebih lanjut dan bagaimana program penerbangan harus diubah,” kata Direktur Program Luar Angkasa Berawak Roscosmos, Sergey Krikalyov.
(wib)
Lihat Juga :