Rusia Tolak Bantuan AS untuk Evakuasi Awak Soyuz MS-22

Selasa, 27 Desember 2022 - 13:41 WIB
loading...
Rusia Tolak Bantuan...
Badan Antariksa Rusia Roscosmos tolak bantuan Amerika Serikat (AS) untuk mengevakuasi awak Suyuz MS-22 kembali ke Bumi. Foto/NASA
A A A
MOSKOW - Badan Antariksa Rusia Roscosmos tolak bantuan Amerika Serikat (AS) untuk mengevakuasi awak Soyuz MS-22 kembali ke Bumi. AS menawarkan bantuan untuk mengevakuasi awak Soyuz MS-22, setelah mengalami kebocoran sistem pendingin di luar angkasa.

“Mereka (Amerika Serikat) menawarkan berbagai pilihan bantuan, termasuk menggunakan pesawat ruang angkasa mereka untuk mengembalikan kosmonot kita ke Bumi. Namun, hari ini kami tidak diperlukan bantuan ini,” kata kepala Roscosmos Yury Borisov saat wawancara dengan Saluran TV Rossiya-24 dikutip SINDOnews dari laman TASS, Selasa (27/12/2022).

Pada 15 Desember 2022, terjadi penurunan tekanan di loop pendingin eksternal pesawat ruang angkasa berawak Soyuz MS-22 saat kosmonot Rusia sedang mempersiapkan perjalanan ruang angkasa. Inspeksi visual pesawat ruang angkasa dari pos orbit mengkonfirmasi kebocoran cairan pendingin, sehingga perjalanan ruang angkasa dibatalkan.

Baca juga; Kapsul Soyuz MS-22 yang Bocor Dinilai Tidak Layak Digunakan Lagi

Seperti yang dilaporkan oleh badan antariksa Rusia, pengendali penerbangan Roscosmos melakukan serangkaian tes sistem pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22. Di antaranya tes sistem kontrol propulsi yang melibatkan aktivasi jangka pendek dari pendorong berlabuh dan sikap.

Tes itu mengungkapkan bahwa tidak ada kesalahan lain yang ditemukan. Pada 18 Desember, permukaan luar pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 diperiksa dengan bantuan kamera di stasiun ruang angkasa.

Analisis data yang dikirimkan ke Bumi membantu mendeteksi potensi kebocoran di kompartemen instrumentasi atau peralatan pesawat ruang angkasa. Menurut data awal, kerusakan bisa disebabkan oleh mikrometeoroid atau puing-puing luar angkasa yang menghantam loop pendingin eksternal.

Pada 27 Desember 2022 sekelompok ahli Rusia berkumpul untuk membahas nasib pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22, tetapi tidak ada keputusan akhir yang akan dibuat. Diketahui pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 kehilangan sistem pendingin karena kerusakan dan para teknisi sedang mengevaluasi implikasinya.

Baca juga; Soyuz MS-22 Berlubang 0,8 Milimeter, Rusia Kirim Pesawat Luar Angkasa Pengganti Maret 2023

“Pertemuan dijadwalkan besok, tetapi keputusan akhir belum akan diambil untuk saat ini. Akan ada laporan dari spesialis teknis dan keputusan teknis dibuat mengenai tindakan lebih lanjut dan bagaimana program penerbangan harus diubah,” kata Direktur Program Luar Angkasa Berawak Roscosmos, Sergey Krikalyov.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved