Pesawat NASA Cegah Kiamat Astreoid Hasilkan 10 Juta Kilogram Sampah Luar Angkasa

Minggu, 18 Desember 2022 - 11:40 WIB
loading...
Pesawat NASA Cegah Kiamat...
Misi DART menabrak asteroid Dimorphos berjalan sukses pada 27 September 2022 lalu. Foto/IST
A A A
JAKARTA - DART (Double Asteroid Redirection Test), jurus mencegah kiamat asteroid yang dilakukan NASA beberapa waktu lalu ternyata menghasilkan sepuluh juta kilogram sampah luar angkasa. DART yang terbang pada 27 September 2022 sukses menabrak asteroid kembar Dimorphos yang diprediksi akan menabrak bumi.

Untuk mencegah tabrakan itu NASA kemudian membuat sebuah misi khusus yang dinamakan Hera. Dalam misi itu terdapat pesawat khusus dinamakan DART yang akan menabrak asteroid Dimorphos . Diharapkan dari tabrakan itu Dimorphos dan saudara kembarnya, Didymos akan mengubah lintasannya dan tidak lagi berpotensi menabrak bumi.

Upaya yang dilakukan pada 27 September 2022 itu memang memenuhi harapah. Baru-baru ini di ajang American Geophysical Unions, di Chicago, Amerika Serikat para ilmuwan dan angkasawan mengumumkan fakta-fakta baru dari misi DART.

Diketahui tabrakan yang dilakuan DART membuat Dimorphos kehilangan satu juta kilogram material. Material yang terbuang itu justru pecah dan membuat sepuluh juta kilogram sampah luar angkasa. Menurut Republic World, Dimorphos memiliki 5 miliar kilogram material.

Baca juga : Rumput Lapangan Sepak Bola Piala Dunia 2022 Ternyata Menyimpan Rahasia Canggih Sains

Pesawat NASA Cegah Kiamat Astreoid Hasilkan 10 Juta Kilogram Sampah Luar Angkasa


Dr Andy Rivkin, Ketua Tim Investigasi DART dari Johns Hopkins University Applied Physics Lab (JHU-APL) mengatakan kepada BBC News jumlah material satu juta kilogram itu sangat besar. Apalagi kemudian bisa menghasilkan 10 juta sampah luar angkasa.

"Beratnya sama dengan tujuh gerbong kereta api yang memuat batu," ujar Dr Andy Rivkin.

Di tempat yang sama material yang terlempar itu justru membantu pesawat DART mengubah jalur Dimorphos. Material yang keluar itu justru membuat momentum yang diberikan DART kepada Dimorphos semakin kuat.

Baca juga : Kebijakan Baru Elon Musk di Twitter Akhirnya Berimbas ke Seleb Twit Indonesia

Dr Andy Cheng dari JHU-APL mengatakan gaya yang dihasilkan dari tabrakan itu justru membuat defleksi yang dibuat oleh Dimorphos semakin besar. "Jika Anda mencoba untuk menyelamatkan bumi, maka strategi ini membuat perbedaan besar," jelasnya.

Disebutkan BBC saat menabrak Dimorphos, DART bergerak dengan kecepatan 22.000 kilometer per jam. Pesawat yang memiliki lebar 160 meter itu langsung menabrak dan membuat gaya mundur yang sangat besar buat Dimorphos.

"DART telah sukses luar biasa. Tentu saja, satu misi yang sukses tidak menjamin bahwa bumi secara otomatis aman dari apa pun yang mungkin menghadang kita. Tapi DART benar-benar merupakan langkah besar menuju tujuan kita untuk membuat dampak asteroid di bumi dapat dicegah," jelas Dr Tom Statler, ilmuwan program DART NASA.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Infografis
Syahrul Yasin Limpo...
Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved