Kapsul Orion Tiba di Bumi, Tembus Atmosfer Sepanas 2.800 Derajat Celcius
Senin, 12 Desember 2022 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menembus lapisan atmosfer, tiga parasut utama Orion terkembang pada pukul 12:37, untuk memperlambat laju pendaratan. Pesawat ruang angkasa meluncur tepat sesuai jadwal pada pukul 12:40 sekitar 160 km lepas pantai barat Semenanjung Baja.
![Kapsul Orion Tiba di Bumi, Tembus Atmosfer Sepanas 2.800 Derajat Celcius]()
Kemudian kapal Angkatan Laut AS, USS Portland, yang sudah menunggu di area tersebut mengangkut kapsul Orion ke pelabuhan di San Diego. Dari sana, Orion akan melakukan perjalanan ke Kennedy Space Center (KSC) NASA di Florida untuk inspeksi dan analisis mendalam.
Baca juga; Rekor Terjauh, Posisi Pesawat Ruang Angkasa Orion 270.000 Mil dari Bumi
“Ini adalah hari yang luar biasa. Ini bersejarah, karena kita sekarang akan kembali ke luar angkasa - jauh ke luar angkasa - dengan generasi baru,” kata Administrator NASA Bill Nelson kepada Navias tak lama setelah pendaratan Orion.
Misi Artemis 1 terdiri dari megaroket Space Launch System (SLS) NASA dan kapsul Orion diluncurkan dari Pad 39B di Kennedy Space Center (KSC) NASA di Florida pada 16 November 2022. Roket besar itu menghasilkan daya dorong 8,8 juta pon saat lepas landas, menjadikannya peluncur paling kuat yang berhasil.
Pada 25 November, kapsul Orion tiba di orbit retrograde (DRO) sekitar bulan, berupa jalur yang sangat elips sejauh 64.000 km dari permukaan bulan pada titik terjauhnya. Pada 26 November, pesawat luar angkasa Orion semakin jauh dari Bumi memecahkan rekor lama 400.171 km yang dibuat pada tahun 1970 oleh modul komando Apollo 13.

Kemudian kapal Angkatan Laut AS, USS Portland, yang sudah menunggu di area tersebut mengangkut kapsul Orion ke pelabuhan di San Diego. Dari sana, Orion akan melakukan perjalanan ke Kennedy Space Center (KSC) NASA di Florida untuk inspeksi dan analisis mendalam.
Baca juga; Rekor Terjauh, Posisi Pesawat Ruang Angkasa Orion 270.000 Mil dari Bumi
“Ini adalah hari yang luar biasa. Ini bersejarah, karena kita sekarang akan kembali ke luar angkasa - jauh ke luar angkasa - dengan generasi baru,” kata Administrator NASA Bill Nelson kepada Navias tak lama setelah pendaratan Orion.
Misi Artemis 1 terdiri dari megaroket Space Launch System (SLS) NASA dan kapsul Orion diluncurkan dari Pad 39B di Kennedy Space Center (KSC) NASA di Florida pada 16 November 2022. Roket besar itu menghasilkan daya dorong 8,8 juta pon saat lepas landas, menjadikannya peluncur paling kuat yang berhasil.
Pada 25 November, kapsul Orion tiba di orbit retrograde (DRO) sekitar bulan, berupa jalur yang sangat elips sejauh 64.000 km dari permukaan bulan pada titik terjauhnya. Pada 26 November, pesawat luar angkasa Orion semakin jauh dari Bumi memecahkan rekor lama 400.171 km yang dibuat pada tahun 1970 oleh modul komando Apollo 13.

Lihat Juga :