Badai Dahsyat Berkecepatan 100 Km/Jam Menggerus Lapisan Es di Arktik

Kamis, 08 Desember 2022 - 19:12 WIB
loading...
Badai Dahsyat Berkecepatan...
Misteri lapisan es laut yang hilang setelah badai dahsyat menggulung Arktik sangat mengejutkan para ilmuwan. Foto/Live Science
A A A
OSLO - Misteri lapisan es laut yang hilang setelah badai dahsyat menggulung Arktik sangat mengejutkan para ilmuwan. Pada awal tahun 2022, Arktik diterjang badai topan yang kuat dengan kecepatan angin mencapai 100 km/jam.

Antara 20 dan 28 Januari 2022, badai menyapu Greenland dan bergerak ke timur laut ke arah Laut Barents, dengan gelombang besar mencapai ketinggian 8 meter. Ombak itu menghantam es laut di tepi bongkahan lapisan es setinggi 2 meter, ke atas dan ke bawah.

Sementara ombak yang lebih besar menyapu 100 km ke arah tengah bongkahan es. Meskipun model cuaca secara akurat memprediksi evolusi badai, model es laut tidak memprediksi seberapa besar pengaruh badai terhadap ketebalan es.

Baca juga; Gawat, Es di Antartika Mencair dengan Cara yang Tak Biasa

Enam hari setelah badai mereda, es laut di perairan yang terkena dampak di utara Norwegia dan Rusia telah menipis 0,5 meter, dua kali lipat dari perkiraan. Para peneliti menganalisis badai tersebut dalam sebuah penelitian yang diterbitkan 26 Oktober di Journal of Geophysical Research: Atmospheres.

“Hilangnya es laut dalam enam hari adalah perubahan terbesar yang kami temukan dalam pengamatan sejak 1979. Kemudian, luas es yang hilang 30% lebih besar dari rekor sebelumnya," kata Ed Blanchard-Wrigglesworth, seorang ilmuwan University of Washington di Seattle, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Kamis (8/12/2022).
Badai Dahsyat Berkecepatan 100 Km/Jam Menggerus Lapisan Es di Arktik

Siklon Arktik terlihat berputar-putar di atas Samudra Arktik pada 28 Juli 2020. Siklon Arktik dapat menyebabkan pencairan es laut yang cepat. Foto/NASA

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications pada bulan November 2022, tim ilmuwan NASA menemukan bahwa hilangnya es laut dan suhu yang lebih hangat akan menyebabkan badai Arktik yang lebih kuat pada akhir abad ini. Badai yang lebih hebat itu dapat membawa curah hujan yang dapat mencairkan es laut, menyebabkan suhu yang lebih hangat, dan mengaduk air yang lebih hangat dari bawah.

Baca juga; Pertanda Buruk, Ilmuwan Melihat Lubang Besar di Es Terakhir Arktik

“Melangkah ke masa depan, ini adalah sesuatu yang perlu diingat, bahwa peristiwa ekstrem ini mungkin menghasilkan episode kehilangan es laut yang sangat besar,” kata Blanchard-Wrigglesworth.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Astronot NASA Siap Tinggalkan...
Astronot NASA Siap Tinggalkan ISS karena Masalah Kesehatan
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Peringatan Dini Badai...
Peringatan Dini Badai Monsun dari Thailand hingga Malaysia, Begini Penjelasan BMKG
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved