Kehadiran Elon Musk di Twitter Bangkitkan Kembali 12.000 Akun Bermasalah
Minggu, 04 Desember 2022 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Bikin Senyum Pemesan, Produksi Massal Honda WR-V di Indonesia Dimulai
Di tempat lain, Center for Countering Digital Hate juga mengatakan sejak Elon Musk memegang Twitter, ujaran kebencian yang ada di sosial media itu sangat tinggi.
Kelompok minoritas seperti LGBTQ, masyarakat latin, yahudi, dan muslim jadi bulan-bulanan ujaran kebencian di Twitter. Hal ini kontradiktif dengan sesumbar Elon Musk yang mengatakan Twitter telah berhasil mengendalikan ujaran kebencian dengan baik selama dia pegang.
"Elon Musk sekali lagi diekspos sebagai pengguna dan pengiklan yang menyesatkan, mengklaim bahwa misi tercapai meskipun dia gagal memenuhi standar yang dia nyatakan sendiri untuk menekan kefanatikan yang kejam," kata Imran Ahmed, CEO Center for Countering Digital Hate.
Di tempat lain, Center for Countering Digital Hate juga mengatakan sejak Elon Musk memegang Twitter, ujaran kebencian yang ada di sosial media itu sangat tinggi.
Kelompok minoritas seperti LGBTQ, masyarakat latin, yahudi, dan muslim jadi bulan-bulanan ujaran kebencian di Twitter. Hal ini kontradiktif dengan sesumbar Elon Musk yang mengatakan Twitter telah berhasil mengendalikan ujaran kebencian dengan baik selama dia pegang.
"Elon Musk sekali lagi diekspos sebagai pengguna dan pengiklan yang menyesatkan, mengklaim bahwa misi tercapai meskipun dia gagal memenuhi standar yang dia nyatakan sendiri untuk menekan kefanatikan yang kejam," kata Imran Ahmed, CEO Center for Countering Digital Hate.
(wsb)
Lihat Juga :