Ada 13 Virus Zombie Ditemukan di Permafrost Siberia, Hasil Penelitian Ilmuwan Bikin Lega
Sabtu, 03 Desember 2022 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti menggunakan amuba sebagai umpan virus, karena ini merupakan cara yang baik untuk mencari virus tanpa menyebarkan virus yang menginfeksi ke hewan atau manusia. Tim peneliti mengumpulkan beberapa sampel di Yakutsk, ibu kota regional dan salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Rusia.
Pemanasan iklim mengakibatkan permafrost mencair secara permanen dan melepaskan bahan organik yang membeku setelah satu juta tahun. Apalagi pemanasan di Siberia merupakan salah satu yang tercepat di Bumi, sekitar empat kali rata-rata global.
Baca juga; Ternyata Begini Cara Ilmuwan Hidupkan Pandoravirus, Virus Zombie dari Danau Beku di Rusia
Permafrost yang menghangat telah disalahkan atas wabah penyakit menular sebelumnya. Namun, banyak ahli virologi mengatakan mereka lebih khawatir dengan virus yang saat ini beredar di antara manusia daripada risiko virus kuno dari permafrost.
Sebagian besar virus zombie yang baru ditemukan tidak berbahaya, karena virus yang bertahan dalam pembekuan selama ribuan tahun cenderung tidak termasuk dalam kategori yang menyebabkan pandemi.
“Ini adalah fakta planet kita dan keberadaan kita. Penemuan virus baru di permafrost tidak jauh berbeda dengan semua ini (penemuan virus lain),” katanya kepada The Washington Post pada tahun 2015, ketika temuan pertama para peneliti permafrost keluar.
Pemanasan iklim mengakibatkan permafrost mencair secara permanen dan melepaskan bahan organik yang membeku setelah satu juta tahun. Apalagi pemanasan di Siberia merupakan salah satu yang tercepat di Bumi, sekitar empat kali rata-rata global.
Baca juga; Ternyata Begini Cara Ilmuwan Hidupkan Pandoravirus, Virus Zombie dari Danau Beku di Rusia
Permafrost yang menghangat telah disalahkan atas wabah penyakit menular sebelumnya. Namun, banyak ahli virologi mengatakan mereka lebih khawatir dengan virus yang saat ini beredar di antara manusia daripada risiko virus kuno dari permafrost.
Sebagian besar virus zombie yang baru ditemukan tidak berbahaya, karena virus yang bertahan dalam pembekuan selama ribuan tahun cenderung tidak termasuk dalam kategori yang menyebabkan pandemi.
“Ini adalah fakta planet kita dan keberadaan kita. Penemuan virus baru di permafrost tidak jauh berbeda dengan semua ini (penemuan virus lain),” katanya kepada The Washington Post pada tahun 2015, ketika temuan pertama para peneliti permafrost keluar.

Lihat Juga :