Penemuan Fosil Natovenator polydontus, Dinosaurus Predator Penyelam Berleher Gelombang
Jum'at, 02 Desember 2022 - 13:46 WIB
loading...
Para ilmuwan baru-baru ini menemukan fosil dinosaurus berkaki dua dan pemakan daging (theropoda) non-unggas pertama bertubuh ramping mirip burung penyelam. Foto/Live Science
A
A
A
ULAN BATOR - Para ilmuwan baru-baru ini menemukan fosil dinosaurus berkaki dua dan pemakan daging (theropoda) non-unggas pertama bertubuh ramping mirip burung penyelam saat ini. Para peneliti menamai genus dan spesies baru ini sebagai Natovenator polydontus, dinosaurus dengan leher bergelombang.
Natovenator polydontus berasal dari kata Latin untuk "berenang" (nato) dan "pemburu" (venator), sedangkan spesies polydontus berarti "banyak gigi" dalam bahasa Yunani. Dengan gigi yang "luar biasa banyak" dan "padat" di rahang, membuat dinosaurus penyelam ini menjadi predator air yang menakutkan.
Jumlah serta bentuk giginya menunjukkan bahwa dia berburu ikan atau serangga. Dinosaurus dengan leher bergelombang dan tubuh ramping seperti burung penyelam modern diperkirakan sudah berada di kedalaman laut Cretaceous sekitar 71 juta hingga 72 juta tahun lalu.
Baca juga; Misteri Fosil Dinosaurus Terkecil di Dunia Terungkap
Kerangka yang ditemukan dalam kondisi luar biasa dengan tengkorak yang hampir lengkap. Fosil digali dari Formasi Baruungoyot (juga dieja Barun Goyot), sebuah lokasi di bagian selatan Gurun Gobi Mongolia yang berasal dari periode Cretaceous (145 juta hingga 66 juta tahun lalu).
Dalam kehidupan, dinosaurus itu seukuran bebek mallard. Para peneliti mencatat lehernya mirip angsa, kaki depan bersirip dan proporsi jari-jarinya mirip dengan genus theropoda Mongolia Halszkaraptor, yang diperkirakan hidup di air.
“Natovenator adalah penemuan berharga untuk membangkitkan betapa beragamnya posisi ekologis dinosaurus,” kata Yuong-Nam Lee, profesor paleontologi vertebrata di School of Earth and Environmental Sciences di Seoul National University di Korea Selatan dikutip dari Live Science, Jumat (2/12/2022).
Natovenator polydontus berasal dari kata Latin untuk "berenang" (nato) dan "pemburu" (venator), sedangkan spesies polydontus berarti "banyak gigi" dalam bahasa Yunani. Dengan gigi yang "luar biasa banyak" dan "padat" di rahang, membuat dinosaurus penyelam ini menjadi predator air yang menakutkan.
Jumlah serta bentuk giginya menunjukkan bahwa dia berburu ikan atau serangga. Dinosaurus dengan leher bergelombang dan tubuh ramping seperti burung penyelam modern diperkirakan sudah berada di kedalaman laut Cretaceous sekitar 71 juta hingga 72 juta tahun lalu.
Baca juga; Misteri Fosil Dinosaurus Terkecil di Dunia Terungkap
Kerangka yang ditemukan dalam kondisi luar biasa dengan tengkorak yang hampir lengkap. Fosil digali dari Formasi Baruungoyot (juga dieja Barun Goyot), sebuah lokasi di bagian selatan Gurun Gobi Mongolia yang berasal dari periode Cretaceous (145 juta hingga 66 juta tahun lalu).
Dalam kehidupan, dinosaurus itu seukuran bebek mallard. Para peneliti mencatat lehernya mirip angsa, kaki depan bersirip dan proporsi jari-jarinya mirip dengan genus theropoda Mongolia Halszkaraptor, yang diperkirakan hidup di air.
“Natovenator adalah penemuan berharga untuk membangkitkan betapa beragamnya posisi ekologis dinosaurus,” kata Yuong-Nam Lee, profesor paleontologi vertebrata di School of Earth and Environmental Sciences di Seoul National University di Korea Selatan dikutip dari Live Science, Jumat (2/12/2022).

Lihat Juga :