Bangun Konstruksi di Bulan, NASA Kucurkan Dana Rp896 Miliar
Rabu, 30 November 2022 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mengubah paradigma eksplorasi ruang angkasa pergi ke sana dan kembali, menjadi ke sana untuk tinggal. Kami membutuhkan sistem yang kuat, tangguh, dan berkemampuan luas yang dapat menggunakan sumber daya lokal di bulan dan benda planet lainnya,” kata salah satu pendiri dan CEO ICON Jason Ballard dilansir dari laman Space.com, Rabu (29/11/2022).
![Bangun Konstruksi di Bulan, NASA Kucurkan Dana Rp896 Miliar]()
Ketertarikan NASA pada sistem konstruksi bulan tidaklah mengherankan. Melalui program Artemis, NASA berusaha mengirim manusia ke Bulan dan tinggal untuk jangka panjang.
Baca juga; India Kembali Targetkan Misi Pendaratan ke Bulan dengan Robot Chandranaya 3
Misi Artemis pertama, Artemis 1, diluncurkan pada 16 November, dengan mengirimkan kapsul Orion tanpa awak ke orbit bulan. Kapsul Orion akan kembali ke Bumi pada 11 Desember dan mendarat di Samudra Pasifik.
"Untuk menjelajahi dunia lain, kita membutuhkan teknologi baru yang inovatif yang disesuaikan dengan lingkungan tersebut dan kebutuhan eksplorasi kita," kata Niki Werkheiser, direktur pematangan teknologi di Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA.
Ketertarikan NASA pada sistem konstruksi bulan tidaklah mengherankan. Melalui program Artemis, NASA berusaha mengirim manusia ke Bulan dan tinggal untuk jangka panjang.
Baca juga; India Kembali Targetkan Misi Pendaratan ke Bulan dengan Robot Chandranaya 3
Misi Artemis pertama, Artemis 1, diluncurkan pada 16 November, dengan mengirimkan kapsul Orion tanpa awak ke orbit bulan. Kapsul Orion akan kembali ke Bumi pada 11 Desember dan mendarat di Samudra Pasifik.
"Untuk menjelajahi dunia lain, kita membutuhkan teknologi baru yang inovatif yang disesuaikan dengan lingkungan tersebut dan kebutuhan eksplorasi kita," kata Niki Werkheiser, direktur pematangan teknologi di Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA.
(wib)
Lihat Juga :