WHO Resmi Ganti Nama Cacar Monyet karena Dianggap Rasis
Selasa, 29 November 2022 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
WHO mengatakan para ahli global menyetujui 'mpox' setelah mempertimbangkan kesesuaian ilmiah, tingkat penggunaan dan kemudahan ejaan sebagai faktor kunci sebelum membuat keputusan.
Mpox awalnya disebut cacar monyet karena virus ini awalnya diidentifikasi pada monyet yang dipelihara untuk penelitian di Denmark pada tahun 1958, tetapi juga ditemukan pada beberapa hewan, termasuk tikus.
Penyakit ini pertama kali ditemukan pada manusia pada tahun 1970-an di Kongo, dengan penyebarannya pada manusia sejak saat itu terbatas pada negara-negara Afrika Barat dan Tengah.
Namun, Mei lalu, kasus penyakit yang menyebabkan demam, nyeri otot, dan kulit melepuh besar seperti bisul ini mulai menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, terutama di kalangan pria yang berhubungan seks dengan pria.
Sekitar 81.107 kasus dan 55 kematian dilaporkan ke WHO tahun ini, dari 110 negara.
Mpox awalnya disebut cacar monyet karena virus ini awalnya diidentifikasi pada monyet yang dipelihara untuk penelitian di Denmark pada tahun 1958, tetapi juga ditemukan pada beberapa hewan, termasuk tikus.
Penyakit ini pertama kali ditemukan pada manusia pada tahun 1970-an di Kongo, dengan penyebarannya pada manusia sejak saat itu terbatas pada negara-negara Afrika Barat dan Tengah.
Namun, Mei lalu, kasus penyakit yang menyebabkan demam, nyeri otot, dan kulit melepuh besar seperti bisul ini mulai menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, terutama di kalangan pria yang berhubungan seks dengan pria.
Sekitar 81.107 kasus dan 55 kematian dilaporkan ke WHO tahun ini, dari 110 negara.
(wbs)
Lihat Juga :