Mengandung Sapovirus, Penduduk AS Diminta Tidak Makan Kerang

Selasa, 29 November 2022 - 15:04 WIB
loading...
Mengandung Sapovirus,...
Amerika Serikat melarang penduduknya memakan kerang. Foto Ilustrasi/ IST
A A A
WASHINGTON - Warga Amerika Serika t (AS) diminta untuk tidak makan kerang mentah tertentu hsusnya dari Korea Selatan setelah 10 orang jatuh sakit karena keracunan makanan.

BACA JUGA - 5 Seafood Rendah Kolesterol yang Aman Dikonsumsi

Seperi dilansir dari Daily Mail, seorang warga Las Vegas yang menderita muntah dan diare setelah dinyatakan positif mengidap penyakit sapovirus, sementara sembilan lainnya diduga terinfeksi virus tersebut.

Semuanya pernah makan di restoran yang sama di Las Vegas tapi nama mereka belum terungkap. Mereka makan tiram yang diimpor dari Korea Selatan.

Imbauan itu disampaikan oleh Food and Drug Administration (FDA) yang meminta warga di 13 negara bagian di AS untuk tidak makan tiram mentah.

Negara bagian yang terkena dampak berada di AS bagian selatan dan timur termasuk Alabama, California, Florida, Georgia, Maryland, New York, New Jersey, Carolina Utara, Pennsylvania, Carolina Selatan, Tennessee, dan Virginia.

Biasanya gejala keracunan makanan akan muncul dalam waktu 48 jam setelah makan tiram dengan penderita mengalami sakit perut dan mual.

Namun, para ahli medis mengatakan bahwa keracunan makanan yang terjadi jarang berakibat fatal dengan gejala yang hilang dalam waktu satu sampai empat hari.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Berita Terkini
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved