Riset Al Rudder Sebut Teknologi Voice Al Akan Banyak Digunakan di Asia
Senin, 28 November 2022 - 03:33 WIB
loading...
Laporan: Setengah Contact Centre di Asia Pasifik akan menggunakan voice AI pada 2023; model-model pelatihan AI dalam dialek lokal semakin penting. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Penelitian terbaru AI Rudder menemukan bahwa hampir setengah (47%) contact centre di Asia-Pasifik kini mempertimbangkan untuk menggunakan solusi voice AI dalam 12 bulan ke depan.
Laporan berjudul The Future of Customer Experience with Voice AI dibuat berdasarkan survei terhadap lebih dari 500 pemimpin customer experience (CX) di Asia, mengenai keadaan industri contact centre.
BACA JUGA - Memahami Pelanggan melalui Riset Sederhana
Setelah memprioritaskan akuisisi pelanggan dan onboarding selama 3 tahun terakhir, perusahaan-perusahaan yang mengedepankan teknologi digital kini berada di titik puncak transformasi digital.
Artinya, sekarang perusahaan harus melacak perjalanan para pelanggan di semua channel agar bisa melayani pelanggan tersebut dengan lebih baik, baik untuk penjualan, bantuan, atau penyelesaian masalah.
“Saat brand melihat channel mereka sebagai saluran yang terpisah satu sama lain, nyaris mustahil untuk melakukan personalisasi pengalaman bagi pelanggan,” kata Kun Wu, Co-Founder dan Managing Director AI Rudder dalam keterangan persnya Senin (29/11/2022).
“Kini tantangan bagi berbagai perusahaan adalah mewujudkan personalisasi dalam skala besar, tanpa mengorbankan kualitas pengalaman pelanggan. Karenanya, voice AI menjadi jalan penting bagi perusahaan-perusahaan untuk mengelola banyaknya permintaan pelanggan, serta memastikan layanan mereka mulus dan intuitif,” kata Wu.
Laporan berjudul The Future of Customer Experience with Voice AI dibuat berdasarkan survei terhadap lebih dari 500 pemimpin customer experience (CX) di Asia, mengenai keadaan industri contact centre.
BACA JUGA - Memahami Pelanggan melalui Riset Sederhana
Setelah memprioritaskan akuisisi pelanggan dan onboarding selama 3 tahun terakhir, perusahaan-perusahaan yang mengedepankan teknologi digital kini berada di titik puncak transformasi digital.
Artinya, sekarang perusahaan harus melacak perjalanan para pelanggan di semua channel agar bisa melayani pelanggan tersebut dengan lebih baik, baik untuk penjualan, bantuan, atau penyelesaian masalah.
“Saat brand melihat channel mereka sebagai saluran yang terpisah satu sama lain, nyaris mustahil untuk melakukan personalisasi pengalaman bagi pelanggan,” kata Kun Wu, Co-Founder dan Managing Director AI Rudder dalam keterangan persnya Senin (29/11/2022).
“Kini tantangan bagi berbagai perusahaan adalah mewujudkan personalisasi dalam skala besar, tanpa mengorbankan kualitas pengalaman pelanggan. Karenanya, voice AI menjadi jalan penting bagi perusahaan-perusahaan untuk mengelola banyaknya permintaan pelanggan, serta memastikan layanan mereka mulus dan intuitif,” kata Wu.
Lihat Juga :