Ini 2 Cumi-Cumi Terbesar di Dunia, Berat 450 Kg dan Panjang 14 Meter

Senin, 28 November 2022 - 17:34 WIB
loading...
Ini 2 Cumi-Cumi Terbesar...
Legenda tentang cumi-cumi raksasa telah ada ribuan tahun dan bukti foto yang mengonfirmasi keberadaan mereka hampir 150 tahun yang lalu. Foto/Live Science
A A A
CAPE TOWN - Legenda tentang cumi-cumi raksasa telah ada ribuan tahun dan bukti foto yang mengonfirmasi keberadaan mereka hampir 150 tahun yang lalu. Ada dua cumi-cumi terbesar di dunia dan keduanya berukuran raksasa .

Pertama cumi-cumi raksasa atau Architeuthis dux adalah cumi-cumi terpanjang. Kedua cumi-cumi kolosal atau Mesonychoteuthis hamiltoni adalah yang terberat.

Cumi-cumi raksasa, yang ditemukan di setiap samudra, diperkirakan mencapai panjang sekitar 12 hingga 14 meter dari ujung tubuhnya hingga ujung tentakelnya. Sedangkan beratnya sekitar 270 kilogram.

Baca juga; Bangkai Cumi-cumi Raksasa Langka Terdampar di Pantai Afrika Selatan

Cumi-cumi kolosal, yang hidup di perairan Antartika dan berkelana jauh ke utara Selandia Baru, diperkirakan mencapai panjang 9 hingga 10 meter. Untuk ukuran berat, bisa mencapai sekitar 450 kg.

Ada klaim penampakan cumi-cumi raksasa dengan panjang sekitar 66 kaki atau 20 meter. Namun, menurut Two Oceans Aquarium di Cape Town, Afrika Selatan, belum diverifikasi.

“Ini kemungkinan menjadikan cumi-cumi kolosal sebagai invertebrata paling masif di Bumi,” kata Heather Judkins, ahli cephalopoda di University of South Florida di St Petersburg, kepada Live Science, Senin (28/11/2022).

Cumi-cumi raksasa dan cumi-cumi kolosal memiliki mata terbesar dari semua hewan hidup. Diperkirakan berukuran lebar sekitar 27 sentimeter, seukuran bola sepak. Menurut Museum Selandia Baru, mungkin mata terbesar yang pernah ada di dunia hewan.

Baca juga; Fosil Cumi-cumi Vampir Berusia 30 Juta Tahun Ditemukan Kembali

Setiap mata cumi-cumi kolosal juga dilengkapi dengan organ pemancar cahaya yang dikenal sebagai photophore. Cumi-cumi kolosal menggunakan fotofor ini seperti lampu depan untuk melihat dalam kegelapan. Berbeda dengan mata cumi-cumi raksasa yang kekurangan photophores.

Cumi-cumi kolosal juga memiliki paruh terbesar dari semua cumi-cumi, terbuat dari bahan yang mirip dengan kuku manusia. Cumi-cumi menggunakan paruhnya untuk mengiris makanan menjadi potongan-potongan seukuran gigitan sebelum masuk ke mulut.

Organ seperti lidah yang tertutup gigi yang disebut radula mencabik-cabik makanan lebih jauh begitu berada di dalam paruh. Kedua spesies cumi-cumi besar itu memakan ikan dan cumi-cumi lainnya.

Setelah mereka mencapai usia dewasa, satu-satunya predator biasa yang mereka hadapi kemungkinan besar adalah paus sperma. Menurut Two Oceans Aquarium cumi-cumi kolosal mungkin membentuk sebanyak 77% dari makanan paus sperma.

Baca juga; Kejadian Langka, Cumi-cumi Raksasa Terdampar di Pantai Afrika Selatan

Karena lautan begitu luas dan cumi-cumi hidup begitu dalam, monster laut ini jarang terlihat. Meskipun filsuf Yunani kuno Aristoteles dan sarjana Romawi kuno Pliny the Elder menceritakan detail tentang cumi-cumi besar.
Ini 2 Cumi-Cumi Terbesar di Dunia, Berat 450 Kg dan Panjang 14 Meter


Foto pertama cumi-cumi sebesar itu baru diambil pada tahun 1874, ketika Pendeta Moses Harvey dari Newfoundland menangkapnya. Gambar cumi-cumi raksasa mati dari seorang nelayan yang menangkapnya secara tidak sengaja.

Sebagian besar dari apa yang para ilmuwan ketahui tentang cumi-cumi raksasa berasal dari sisa-sisa yang ditemukan mengambang di permukaan laut, terdampar di pantai atau di dalam perut paus sperma. Para ilmuwan tidak berhasil mengambil foto cumi-cumi raksasa dewasa di habitat aslinya hingga tahun 2004.

Rekaman video pertama dari cumi-cumi raksasa dewasa di alam liar baru diambil pada tahun 2012. Demikian pula, tidak ada yang pernah melihat cumi-cumi kolosal utuh hingga tahun 2003. Ekspedisi internasional ke Antartika Desember 2022 akan berupaya menemukan dan memfilmkan cumi-cumi kolosal di laut dalam untuk pertama kalinya.

"Kemampuan untuk melihat hewan-hewan ini di habitat aslinya sungguh menakjubkan. Mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan mereka dengan sistem kamera terapung yang dioperasikan dari jarak jauh sangatlah bagus. Ini adalah cara terbaik untuk mengamati perilakunya,” kata Judkins.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Berita Terkini
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved