Seperti Amuba! Inilah Jenis Virus Purba yang Dihidupkan Kembali

Minggu, 27 November 2022 - 07:05 WIB
loading...
Seperti Amuba! Inilah...
Inilah jenis virus yang dihidupkan kembali oleh sekelompok ilmuwan. FOTO/ IST
A A A
PARIS - Para ilmuwan berhasil menghidupkan kembali virus purba 'pandoravirus' berusia 48.500 tahun yang telah dibekukan selama puluhan ribu tahun. Hal ini dikarenakan mencairnya permafrost.

BACA JUGA - Ilmuwan Mengajarkan Tikus untuk Mencium Bau

Peneliti internasional yang mengamati sembilan virus purba yang ditemukan di permafrost Siberia mengklaim bahwa virus semacam itu masih mampu menginfeksi organisme hidup.

Hal itu terbukti setelah virus purba itu menginfeksi amoeba di laboratorium.

"Virus tertua yang ditemukan berusia hampir 50.000 tahun dan ini merupakan rekor dunia," kata anggota kelompok Jean-Michel Claverie, yang juga seorang peneliti di Universitas Aix-Marseille di Prancis, kepada New Scientist.

Anggota kelompoknya dilaporkan mempelajari tujuh virus purba di bawah penelitian terbaru dan baru-baru ini menerbitkan laporan pracetak.

Sebelumnya, kelompok yang beranggotakan ilmuwan dari Rusia, Prancis, dan Jerman itu juga berhasil menghidupkan kembali dua virus purba lainnya yang berusia 30.000 tahun.

Dapat dipahami bahwa virus yang mereka temukan dianggap paling kuno yang pernah dihidupkan kembali, meskipun ada peneliti lain yang telah mengumumkan keberhasilan reaktivasi bakteri berusia 250 juta tahun.

Semua virus ini adalah pandoravirus, sekelompok virus raksasa yang hanya dapat menginfeksi organisme bersel tunggal seperti amuba.

Namun, semua virus purba itu diyakini masih mampu menginfeksi sel hidup setelah 'terperangkap' selama puluhan ribu tahun dalam embun beku abadi dan berpotensi menginfeksi tumbuhan, hewan, atau manusia.

“Ini sangat berbahaya,” kata Claverie, seraya menambahkan bahwa bakteri dan virus baru muncul setiap hari dan sulit untuk menentukan dengan tepat seberapa berbahayanya sebenarnya.

Tahun lalu, perwakilan senior Rusia di Dewan Arktik, Nikolay Korchunov, memperingatkan bahwa permukaan yang membeku selama berabad-abad atau ribuan tahun masih dapat mengandung beberapa spora bakteri dan virus 'zombie'.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved