Sejumlah Tanaman Ini Dipercaya Mampu Serap Radiasi Nuklir, Hanya Satu yang Terbukti

Sabtu, 26 November 2022 - 11:16 WIB
loading...
Sejumlah Tanaman Ini...
Bunga matahari banyak ditanaman di sekitar Chernobyl (Ukraina) dan Fukushima (Jepang) karena dipercaya mampu menyerap radiasi nuklir. Foto/Reuters/Iflscience
A A A
TOKYO - Sejumlah tanaman dipercaya mampu menyerap radiasi nuklir , namun sampai saat ini hanya ada satu jenis yang dianggap terbukti. Tanaman itu adalah bunga matahari, yang banyak ditanaman di sekitar Chernobyl (Ukraina) dan Fukushima (Jepang).

Kecelakaan pembangkit nuklir Fukushima Daiichi pada 11 Maret 2011 akibat bencana gempa bumi dan tsunami menyebabkan kebocoran radiasi. Untuk menyerap radiasi nuklir warga sekitar menanam ribuan bunga matahari di mana-mana.

“Kami menanam bunga matahari, field mustard, amaranthus dan cockscomb, yang semuanya dipercaya dapat menyerap radiasi,” kata Koyu Abe, biksu kepala di kuil Budha Joenji dikutip SINDOnews dari Reuters, Sabtu (26/11/2022).

Baca juga; 4 Dampak Radiasi Nuklir Terhadap Tubuh Manusia

Untuk membangkitkan semangat warga sekaligus meringankan dampak radiasi, Abe mulai membudidayakan dan membagikan bunga matahari serta tanaman lainnya. “Sejauh ini kami telah menanam setidaknya 200.000 bunga. Setidaknya 8 juta bunga matahari bermekaran di Fukushima,” ujarnya.

Sebuah dosimeter ditempatkan di sebelah rumah yang terletak di dekat titik panas radioaktif. Tingkat radiasi terdaftarnya lebih dari 5 microsieverts per jam, jauh melebihi tingkat keamanan pemerintah.

“Saya menanam bunga matahari dari kuil bersama sayuran lain, berharap mereka akan menyedot radiasi,” kata Mura Akiba, seorang penduduk desa setempat yang sedang menyiangi kebunnya.

Bunga matahari digunakan di dekat Chernobyl setelah kecelakaan nuklir tahun 1986 di sana untuk mengekstraksi cesium radioaktif dari kolam yang terkontaminasi di dekatnya. Ilmuwan Jepang juga melakukan tes untuk membuktikan kegunaannya dalam menyerap radiasi.

Baca juga; Efek Perang Rusia Ukraina, Radiasi Nuklir di Chernobyl Meningkat 20 Kali Lipat

“Bunga matahari sangat bagus dalam menyerap isotop radioaktif tertentu. Beberapa dampak kecelakaan Chernobyl dapat kami atasi dengan menanam bunga matahari di beberapa daerah,” jelas ilmuwan tanah Michael Blaylock dalam sebuah wawancara tahun 2011 dikutip SINDOnews dari laman iflscience.

Jadi mengapa bunga matahari yang dipilih? Bunga matahari memiliki banyak sifat praktis sehingga ideal untuk membersihkan radiasi nuklir, di antaranya tumbuh dengan cepat, mudah, dan hampir di mana saja.

Bunga matahari menyimpan sebagian besar biomassanya di daun dan batang, sehingga bahan radioaktif yang diserap tanaman dapat dibuang tanpa harus menggali akar. “Dan itu benar-benar hubungan antara bunga matahari dan pembangkit listrik tenaga nuklir yang kami temukan,” ujar Blaylock.
Sejumlah Tanaman Ini Dipercaya Mampu Serap Radiasi Nuklir, Hanya Satu yang Terbukti


Fitoremediasi, atau penggunaan tanaman untuk membersihkan racun dari lingkungan, sukses besar di Chernobyl. Padahal bencana nuklir membuat tanah dan air di dekatnya penuh dengan unsur radioaktif cesium dan strontium.

Baca juga; 4 Hewan Tahan Radiasi Nuklir, Ada yang Tahan 18 Kali Paparan Bom Hiroshima

Bunga matahari bekerja menyerap isotop seperti nutrisi yang secara alami akan diserap tumbuhan. Cesium meniru potasium, yang dibutuhkan tanaman untuk fotosintesis, dan strontium melewati kalsium, yang memberikan dukungan struktural. “Itu sangat efektif untuk air,” jelas Blaylock.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biji-bijian Tumbuh Pesat...
Biji-bijian Tumbuh Pesat Saat Mendengar Suara Hujan
Bahaya Kontaminasi Radiasi...
Bahaya Kontaminasi Radiasi Akan Meluas Jika Israel Serang 10 Fasilitas Nuklir Iran
Hasil Riset Ungkap Tumbuhan...
Hasil Riset Ungkap Tumbuhan Bisa Menjerit saat Tersakiti
Jamur Cladosporium Sphaerospermum...
Jamur Cladosporium Sphaerospermum Divonis Memakan Radiasi Nuklir Chernobyl
AI untuk Membaca Bahasa...
AI untuk Membaca Bahasa Tumbuhan Diperkenalkan
Reaktor Nuklir Alami...
Reaktor Nuklir Alami Satu-satunya di Dunia Ditemukan, Segini Daya Ledaknya
Prabowo Minta Bunga...
Prabowo Minta Bunga PNM di Bawah 9%: Masa Orang Miskin Kena 24%
#IYESinAjaSemuaPeranmu:...
#IYESinAjaSemuaPeranmu: Pesan Hangat di Balik Pembagian 2.026 Bunga untuk Kartini Masa Kini
Guru Besar IPB Ungkap...
Guru Besar IPB Ungkap Khasiat Melati Putih untuk Kesehatan dan Kosmetik
Rekomendasi
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved