Jamur Cladosporium Sphaerospermum Divonis Memakan Radiasi Nuklir Chernobyl

Senin, 06 Januari 2025 - 08:45 WIB
loading...
Jamur Cladosporium Sphaerospermum...
Jamur Cladosporium Sphaerospermum . FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
KIEB - Insiden malang di reaktor nuklir Chernobyl pada tahun 1986 menyebabkan area seluas 2.600 kilometer persegi di Ukraina tidak aman untuk tempat tinggal manusia.

BACA JUGA - Terpapar Radiasi Nuklir, Genetika Anjing Chernobyl Berubah

Insiden Chernobyl pada tahun 1986 membuat sebagian besar wilayah Ukraina tidak aman untuk dihuni manusia.

Para ilmuwan menemukan jamur Cladosporium Sphaerospermum yang hidup dengan memakan radiasi nuklir di Chernobyl.

Jamur ini dapat digunakan untuk membersihkan area yang terkontaminasi radiasi dan sebagai pelindung radiasi bagi astronot.

Radiasi nuklir tingkat tinggi dapat menyebabkan kanker dan kematian. Namun, para ilmuwan dari Universitas Rutgers telah menemukan jamur yang hidup dengan memakan radiasi nuklir di Chernobyl.

Jamur hitam Cladosporium Sphaerospermum ditemukan hidup di dinding reaktor 4 tempat ledakan terjadi hampir 40 tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Energi Nuklir Bakal...
Energi Nuklir Bakal Jadi Pilihan di Masa Depan
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
9 Rudal Nuklir Pakistan...
9 Rudal Nuklir Pakistan yang Dapat Lenyapkan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved