Meta Konfirmasi Keterlibatan Militer AS dalam Operasi Media Sosial

Rabu, 23 November 2022 - 06:31 WIB
loading...
Meta Konfirmasi Keterlibatan...
Perusahaan induk Facebook, Meta, mengatakan ada orang-orang yang terkait dengan militer Amerika Serikat (AS) berada di balik lusinan akun Facebook palsu. Ilustrasi/Reuters
A A A
MENLO PARK - Perusahaan induk Facebook, Meta , mengatakan ada orang-orang yang terkait dengan militer Amerika Serikat (AS) berada di balik lusinan akun Facebook palsu. Termasuk lebih dari selusin halaman, sepasang grup, dan 26 akun Instagram yang mendorong sikap pro-AS.

“Meskipun orang-orang di balik operasi ini berusaha menyembunyikan identitas dan koordinasi mereka, penyelidikan kami menemukan kaitan dengan individu yang terkait dengan militer AS,” tulis Meta dalam Laporan Ancaman Musuh Triwulanan terbaru pada Selasa (22/11/2022).

Laporan ini diterbitkan perusahaan secara teratur untuk mengungkapkan upayanya dalam memerangi apa itu disebut perilaku tidak autentik yang terkoordinasi. Meta mengonfirmasi ke CyberScoop pada saat itu bahwa jaringan tersebut berasal dari AS, sementara Twitter mencantumkan "negara asal" yang diduga sebagai AS dan Inggris Raya.

Baca juga; Terbukti Berbahaya, Meta Hapus Teknologi Pemindai Wajah Facebook

Laporan itu adalah bukti terbaru yang menuding militer AS atas perannya dalam operasi yang menargetkan khalayak di Timur Tengah dan Asia Tengah. Operasi ini pertama kali terungkap pada bulan Agustus oleh para peneliti dari Stanford Internet Observatory dan perusahaan intelijen media sosial Graphika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Rekomendasi
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved