Meteorit Berusia 4,6 Miliar Tahun Ungkap Asal Usul Air di Bumi
Senin, 21 November 2022 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menganalisis mineral dan elemen di dalam batu, para peneliti memoles, memanaskan, dan membombardirnya dengan sinar-X dan laser. Cara ini mengungkapkan bahwa itu berasal dari asteroid yang mengorbit di sekitar Jupiter dan 11% massa meteorit itu adalah air.
Hidrogen dalam air asteroid datang dalam dua bentuk, yaitu hidrogen normal dan isotop hidrogen yang dikenal sebagai deuterium, yang membentuk "air berat". Para ilmuwan menemukan bahwa rasio hidrogen terhadap deuterium cocok dengan rasio yang ditemukan dalam air di Bumi, yang secara kuat menyiratkan bahwa air meteorit dan air di Bumi memiliki asal yang sama.
Baca juga; Museum Geologi Bandung Akan Identifikasi Meteor Temuan Hutagalung
Asam amino, penyusun protein dan kehidupan selanjutnya, juga ditemukan di dalam batu. Untuk memperluas penelitian ini, para ilmuwan dapat menganalisis batuan luar angkasa lain yang mengambang di sekitar tata surya, seperti asteroid Ryugu, yang juga ditemukan mengandung bahan penyusun kehidupan.
Sebuah survei komprehensif terhadap batuan antariksa tata surya dapat memberi para ilmuwan wawasan yang lebih baik tentang batuan mana yang membantu menyemai Bumi purba, dan dari mana asalnya.
Hidrogen dalam air asteroid datang dalam dua bentuk, yaitu hidrogen normal dan isotop hidrogen yang dikenal sebagai deuterium, yang membentuk "air berat". Para ilmuwan menemukan bahwa rasio hidrogen terhadap deuterium cocok dengan rasio yang ditemukan dalam air di Bumi, yang secara kuat menyiratkan bahwa air meteorit dan air di Bumi memiliki asal yang sama.
Baca juga; Museum Geologi Bandung Akan Identifikasi Meteor Temuan Hutagalung
Asam amino, penyusun protein dan kehidupan selanjutnya, juga ditemukan di dalam batu. Untuk memperluas penelitian ini, para ilmuwan dapat menganalisis batuan luar angkasa lain yang mengambang di sekitar tata surya, seperti asteroid Ryugu, yang juga ditemukan mengandung bahan penyusun kehidupan.
Sebuah survei komprehensif terhadap batuan antariksa tata surya dapat memberi para ilmuwan wawasan yang lebih baik tentang batuan mana yang membantu menyemai Bumi purba, dan dari mana asalnya.
(wib)
Lihat Juga :