Terlalu Lama Duduk di Depan Komputer? Kata Ilmuwan Wajib Olah Raga 30 Menit
Senin, 21 November 2022 - 07:07 WIB
loading...
Para ilmuwan mengungkapkan berapa banyak latihan yang dibutuhkan untuk mengimbangi mereka yang terlalu banyak duduk. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Terlalu banyak duduk tidak baik bagi kesehatan. Tapi, masih banyak orang yang melakukannya. Bahkan, bisa duduk seharian untuk bekerja.
Nah, penelitian terbaru menunjukkan bahwa olah raga 30-40 menit per hari (aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat) bisa menangkal dampak buruk duduk terlalu lama (hingga 10 jam).
Ini berdasarkan studi meta-analisis yang menganalisis sembilan studi-studi yang pernah dibuat sebelumnya. Penelitian tersebut melibatkan total 44.370 orang di empat negara berbeda menggunakan alat pelacak kebugaran.
“Pada individu aktif yang melakukan sekitar 30-40 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat, ternyata hubungan antara waktu duduk yang tinggi dan risiko kematian tidak berbeda secara signifikan dengan mereka yang memiliki waktu duduk yang sedikit,” para peneliti menjelaskan.
Dengan kata lain, melakukan beberapa aktivitas olah raga – bersepeda, jalan cepat, berkebun – dapat menurunkan risiko kematian dini, terutama mereka yang banyak duduk.
Penelitian tersebut diterbitkan bersamaan dengan rilis Pedoman Global Organisasi Kesehatan Dunia 2020 tentang Aktivitas Fisik dan Perilaku Sedentary, yang disusun 40 ilmuwan di enam benua.
"Intinya, semua aktivitas fisik diperhitungkan. Dan berapa pun jumlahnya, lebih baik daripada tidak sama sekali," kata peneliti aktivitas fisik dan kesehatan populasi Emmanuel Stamatakis dari University of Sydney di Australia.
Nah, penelitian terbaru menunjukkan bahwa olah raga 30-40 menit per hari (aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat) bisa menangkal dampak buruk duduk terlalu lama (hingga 10 jam).
Ini berdasarkan studi meta-analisis yang menganalisis sembilan studi-studi yang pernah dibuat sebelumnya. Penelitian tersebut melibatkan total 44.370 orang di empat negara berbeda menggunakan alat pelacak kebugaran.
“Pada individu aktif yang melakukan sekitar 30-40 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat, ternyata hubungan antara waktu duduk yang tinggi dan risiko kematian tidak berbeda secara signifikan dengan mereka yang memiliki waktu duduk yang sedikit,” para peneliti menjelaskan.
Dengan kata lain, melakukan beberapa aktivitas olah raga – bersepeda, jalan cepat, berkebun – dapat menurunkan risiko kematian dini, terutama mereka yang banyak duduk.
Penelitian tersebut diterbitkan bersamaan dengan rilis Pedoman Global Organisasi Kesehatan Dunia 2020 tentang Aktivitas Fisik dan Perilaku Sedentary, yang disusun 40 ilmuwan di enam benua.
"Intinya, semua aktivitas fisik diperhitungkan. Dan berapa pun jumlahnya, lebih baik daripada tidak sama sekali," kata peneliti aktivitas fisik dan kesehatan populasi Emmanuel Stamatakis dari University of Sydney di Australia.
Lihat Juga :