Ini Jawaban Mengapa Musisi Jazz Jago Improvisasi dari Pemain Musik Metal

Minggu, 20 November 2022 - 08:00 WIB
loading...
Ini Jawaban Mengapa...
Perdebatan kemampuan musisi musik jazz dengan musik metal hingga kini masih terus berlangsung sengit. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Daripada musik metal lebih baik musik jazz . Setidaknya lirik lagu yang pernah dipopularkan grup musik Seurieus itu bisa mendekati kenyataan berdasarkan penelitian yang dilakukan Martin Norgaard dari School of Music, Georgia State University, Amerika serikat.

Dalam penelitian itu Martin Norgaard penasaran mengapa musisi Jazz selalu sangat mudah berimprovisasi saat tampil di atas panggung. Para musisi itu sama sekali tidak kesulitan ketika lagu jazz yang mereka mainkan justru berbeda dengan lagu yang telah mereka buat sebelumnya.

Martin Norgaard mengatakan saat ini ada dua teori yang menjawab pertanyaan itu. Pertama, musisi jazz memang belajar menguasai aturan yang memberi tahu mereka apa yang bisa dan tidak bisa mereka mainkan. Pembelajaran itu semacam "bahasa rahasia jazz" yang memang harus dikuasai oleh mereka.

Kedua, setiap musisi membangun perpustakaan pola melodi pribadi yang dapat mereka gunakan dan gabungkan kembali dengan cara baru dan menarik. Jadi mereka terlihat berimprovisasi meski pada kenyataannya mereka telah lebih dulu mempersiapkannya dengan matang dan baik.

Baca juga : Diajak Kerja Keras oleh Elon Musk, Ratusan Karyawan Twitter Langsung Kabur

Ini Jawaban Mengapa Musisi Jazz Jago Improvisasi dari Pemain Musik Metal


Hanya saja dua teori itu justru terkesan kurang pas. Menurut Martin Norgaard kombinasi nada tertentu berulang berkali-kali bukti musisi jazz memiliki perpustakaan nada yang sangat besar.

Setiap musisi memiliki kumpulan pola yang secara langsung didasarkan pada tubuh dan otak mereka sendiri. Banyak pakar jazz menyebutnya sebagai "kosakata" pribadi mereka. Menariknya lagi studi yang dilakukan Martin Norgaard menyebutkan kosakata improvisasi setiap musisi jazz berbeda satu sama lain.

“Sangat menarik bahwa musisi jazz ahli menyimpan representasi audio dan motorik yang terhubung di otak. Baik nada maupun informasi tentang cara memainkannya. Sebagai pemain biola jazz sendiri, saya sering mendengar lick yang ingin saya mainkan sambil berimprovisasi tetapi representasi motornya tidak lengkap sehingga lick tidak keluar dengan benar. Berdasarkan penelitian kami, hal itu seharusnya tidak terjadi seiring berkembangnya keahlian,” jelas Martin Norgaard.

Baca juga : Wajah Utuh Toyota Innova Hycross Bocor di India

Dalam penelitian itu Martin Norgaard menggunakan komputer super guna mengungkap kosakata pribadi musisi jazz. Dalam perhitungan komputer musisi jazz berimprovisasi saat kosakata pribadi menemukan momen yang tepat.

Saat itulah improvisasi kosakata membangkitkan kejutan. Bahkan ketidakpastian yang dimainkan oleh musizi jazz memberikan efek lebih besar pada pendengar.

Temuan itu disebutkan dalam laporan Martin Norgaard sangat cocok dengan teori terkemuka dalam psikologi dan ilmu saraf tentang kreativitas manusia dan apa yang membuat jenis musik tertentu sangat menyenangkan untuk didengarkan. Secara khusus, melodi dalam kosakata pribadi improvisasi jazz memiliki keunggulan kreativitas.

“Fakta bahwa solo para ahli jazz membangkitkan ekspektasi yang kuat pada pendengar dan secara bersamaan mengejutkan mereka. Itulah yang membuat melodi ini begitu menarik dan berkesan. Ini pada akhirnya dapat membantu kita memahami mengapa beberapa musisi menjadi terkenal sementara yang lain tidak, ”kata penulis senior Niels Chr. Hansen, Asisten Profesor di Aarhus Institute of Advanced Studies di Aarhus University, Denmark.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Kenapa Ilmuwan Lebih...
Kenapa Ilmuwan Lebih Pilih Menjelajahi Luar Angkasa Dibandingkan Lautan
Mengapa Mumi Prasejarah...
Mengapa Mumi Prasejarah dari Gurun Atacama Punya Otak Begitu Kecil?
Penuhi Target LDL-C,...
Penuhi Target LDL-C, Daewoong Luncurkan Inovasi Kombinasi Dislipidemia
Riset Temukan Orang...
Riset Temukan Orang yang Hidup Lebih dari 90 Tahun Punya Perbedaan Darah
Riset Baru Ungkap Risiko...
Riset Baru Ungkap Risiko Kesehatan Bahan Kimia Plastik bagi Anak-anak
Lewat Jalur Independen,...
Lewat Jalur Independen, Luki Murdianto Perkenalkan Karya Musik Asal Banten ke Kancah Nasional
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved