Heboh Penemuan Ratusan Mumi Dekat Makam Raja Tutankhamun, Ada Piramida Seorang Ratu
Kamis, 17 November 2022 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
“Ini menunjukkan bahwa mumifikasi mencapai puncaknya di Kerajaan Baru. Beberapa peti mati memiliki dua tutup, dan peti mati yang paling menakjubkan sejauh ini memiliki topeng seorang wanita yang seluruhnya terbuat dari emas padat,” tuturnya.
Dia menambahkan, di dalam peti mati dan lubang makam juga terdapat berbagai artefak, termasuk permainan seperti permainan kuno Senet, shabtis (patung kecil), patung dewa Ptah-Sokar dan kapak logam yang ditemukan di tangan tentara Mesir kuno.
Baca juga; 5 Misteri Makam Raja Tutankhamun yang Diungkap Sains, Nomor Terakhir Timbulkan Kerusakan
![Heboh Penemuan Ratusan Mumi Dekat Makam Raja Tutankhamun, Ada Piramida Seorang Ratu]()
Selain itu, peneliti menemukan sebuah piramida untuk memperingati seorang ratu yang identitasnya sebelumnya tidak diketahui. “Kami telah menemukan bahwa namanya adalah Neith dan dia belum pernah diketahui sebelumnya dari catatan sejarah,” kata Hawass.
Pilihan peti mati dan barang antik yang ditemukan di lokasi penggalian akan dipajang di Museum Agung Mesir di Giza, yang dijadwalkan dibuka tahun depan. “Sungguh menakjubkan untuk benar-benar menulis ulang apa yang kita ketahui tentang sejarah, menambahkan seorang ratu baru ke dalam catatan kita,” pungkas Hawass.
Dia menambahkan, di dalam peti mati dan lubang makam juga terdapat berbagai artefak, termasuk permainan seperti permainan kuno Senet, shabtis (patung kecil), patung dewa Ptah-Sokar dan kapak logam yang ditemukan di tangan tentara Mesir kuno.
Baca juga; 5 Misteri Makam Raja Tutankhamun yang Diungkap Sains, Nomor Terakhir Timbulkan Kerusakan

Selain itu, peneliti menemukan sebuah piramida untuk memperingati seorang ratu yang identitasnya sebelumnya tidak diketahui. “Kami telah menemukan bahwa namanya adalah Neith dan dia belum pernah diketahui sebelumnya dari catatan sejarah,” kata Hawass.
Pilihan peti mati dan barang antik yang ditemukan di lokasi penggalian akan dipajang di Museum Agung Mesir di Giza, yang dijadwalkan dibuka tahun depan. “Sungguh menakjubkan untuk benar-benar menulis ulang apa yang kita ketahui tentang sejarah, menambahkan seorang ratu baru ke dalam catatan kita,” pungkas Hawass.
(wib)
Lihat Juga :