Vaksin Corona Buatan Indonesia Diprediksi Tersedia Pertengahan 2021

Rabu, 08 Juli 2020 - 18:01 WIB
loading...
Vaksin Corona Buatan...
ilustrasi Vaksin virus corona. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Berbagai negara di dunia terus berupaya menemukan vaksin virus corona, tidak terkecuali Indonesia. Saat ini, dari 15 tahapan yang harus dipenuhi, calon vaksin buatan Indonesia sudah berhasil melalui delapan tahapan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro. Vaksin tersebut merupakan kerja sama pemerintah dengan perusahaan Korea Selatan. BACA JUGA - Aplikasi, Streaming dan Game Asing Dibikin Tak Berkutik di Puluhan Negara Ini

Reisa menuturkan, Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kementerian Riset dan Teknologi, Profesor Ali Ghufron Mukti, memprediksi bahwa vaksin virus corona lokal akan diproduksi massal dan tersedia bagi masyarakat di Tanah Air pada pertengahan tahun 2021. BACA JUGA - China Kembali Lahirkan Virus Baru, Pes Hantui Penduduk Mongolia

Nantinya, setelah tersedia secara massal, vaksin akan diprioritaskan bagi kelompok yang berisiko terlebih dahulu, yaitu kelompok usia lanjut dan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta dan komorbid.

“Kita patut optimis bahwa Indonesia dapat menghasilkan vaksin COVID-19 sendiri dalam waktu secepatnya," kata Reisa, saat konferensi pers di Graha BNPB, Selasa (7/7/2020).

Meski begitu, Reisa tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu menjalani upaya pencegahan infeksi virus corona, dengan gaya hidup yang sesuai dan sudah diterapkan sejauh ini.

“Kita perlu melindungi diri kita dan sekitar dari COVID-19 dengan cara yang sudah kita ketahui bersama, yakni menjaga jarak dengan orang lain minimal satu meter, memakai masker dan mencuci tangan menggunakan sabun,” tandasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Rekomendasi
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Berita Terkini
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved