5 Fakta Kuda Nil, Nomor 3 Kawin di Dalam Air
Senin, 14 November 2022 - 21:18 WIB
loading...
Kuda nil merupakan mamalia dari keluarga hippopotamidae yang berukuran besar, omnivora, dan berasal dari Afrika sub-sahara. Foto/San Diego Zoo/Flickr/Wikipedia
A
A
A
JAKARTA - Kuda nil merupakan mamalia dari keluarga hippopotamidae yang berukuran besar, omnivora, dan berasal dari Afrika sub-sahara. Kuda nil adalah hewan darat terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih.
Kuda nil mempunyai tubuh yang besar dan berat, serta kulit kelabu gelap. Mereka juga memiliki gigi besar yang biasa mereka gunakan untuk mempertahankan diri dari predator. Berikut 5 fakta tentang kuda nil.
1. Beratnya Sama dengan Mobil
Kuda nil jantan dewasa bobotnya sekitar 3.300 pon (1.496,8 Kg) dan yang betina mencapai 2.800 pon (1.270 Kg). Bahkan kuda nil jantan yang sangat besar dapat tumbuh hingga 4.400 pon (1.995,8 Kg) atau 5.800 pon (2.630,8 Kg)
Baca juga; Begini Cara Kuda Nil Mengusir Musuhnya, Bikin Jijik Tapi Ampuh
2. Kuda Nil Tidak Bisa Berenang
Kuda nil sangat menyukai air dan memiliki kaki berselaput, namun kuda nil bukan perenang yang baik. Sebaliknya, kuda nil memiliki kepadatan tubuh yang tinggi sehingga mereka tenggelam langsung ke dasar sungai, alih-alih berenang, mereka berlari kencang di dalam air.
Kuda nil mempunyai tubuh yang besar dan berat, serta kulit kelabu gelap. Mereka juga memiliki gigi besar yang biasa mereka gunakan untuk mempertahankan diri dari predator. Berikut 5 fakta tentang kuda nil.
1. Beratnya Sama dengan Mobil
Kuda nil jantan dewasa bobotnya sekitar 3.300 pon (1.496,8 Kg) dan yang betina mencapai 2.800 pon (1.270 Kg). Bahkan kuda nil jantan yang sangat besar dapat tumbuh hingga 4.400 pon (1.995,8 Kg) atau 5.800 pon (2.630,8 Kg)
Baca juga; Begini Cara Kuda Nil Mengusir Musuhnya, Bikin Jijik Tapi Ampuh
2. Kuda Nil Tidak Bisa Berenang
Kuda nil sangat menyukai air dan memiliki kaki berselaput, namun kuda nil bukan perenang yang baik. Sebaliknya, kuda nil memiliki kepadatan tubuh yang tinggi sehingga mereka tenggelam langsung ke dasar sungai, alih-alih berenang, mereka berlari kencang di dalam air.
Lihat Juga :