Ribuan Belut Mati Misterius di Sungai Low Stream
Kamis, 04 April 2024 - 06:13 WIB
loading...
Ribuan Belut Mati Misterius . FOTO/ DAILY
A
A
A
WELLINGTON - Selandia Baru sekali lagi dihadapkan pada kematian misterius ribuan belut. Menyusul insiden kedua tahun ini, penyelidikan diluncurkan oleh otoritas lingkungan hidup di bawah Kementerian Industri Primer.
BACA JUGA - Apakah Belut Mengandung Kolesterol? Ini Penjelasannya
Kali ini, lebih dari 3.500 bangkai bayi belut ditemukan di sungai air tawar Kauritutahi di bagian paling utara Pulau Utara.
"Penyebab pastinya saat ini masih belum diketahui. Pihak berwenang yakin hal ini mungkin disebabkan oleh 'stres' yang terkait dengan fenomena perubahan iklim," lapor New Zealand Herald.
Plt Manajer Tim Keamanan Hayati di Wellington, Rissa Williams juga tidak menutup kemungkinan adanya teori tersebut.
Sementara itu, perwakilan kelompok pengawas sungai bertindak untuk menguji sampel air.
Dalam kejadian Februari lalu, penyelidikan menemukan kematian lebih dari 2.600 ekor sidat di Sungai Low Stream dan daerah lain tak jauh dari Sungai Mataura disebabkan oleh limbah beracun setelah pihak berwenang menemukan racun di saluran air tersebut.
BACA JUGA - Apakah Belut Mengandung Kolesterol? Ini Penjelasannya
Kali ini, lebih dari 3.500 bangkai bayi belut ditemukan di sungai air tawar Kauritutahi di bagian paling utara Pulau Utara.
"Penyebab pastinya saat ini masih belum diketahui. Pihak berwenang yakin hal ini mungkin disebabkan oleh 'stres' yang terkait dengan fenomena perubahan iklim," lapor New Zealand Herald.
Plt Manajer Tim Keamanan Hayati di Wellington, Rissa Williams juga tidak menutup kemungkinan adanya teori tersebut.
Sementara itu, perwakilan kelompok pengawas sungai bertindak untuk menguji sampel air.
Dalam kejadian Februari lalu, penyelidikan menemukan kematian lebih dari 2.600 ekor sidat di Sungai Low Stream dan daerah lain tak jauh dari Sungai Mataura disebabkan oleh limbah beracun setelah pihak berwenang menemukan racun di saluran air tersebut.
Lihat Juga :