Pasutri Beda Negara Ini Nyaman Berkomunikasi Pakai Google Translate
Selasa, 08 November 2022 - 13:09 WIB
loading...
Luke Dickinson dan Vira Klimova pasangan pasutri yang berkomunikasi lewat Google Translate. FOTO/ IST
A
A
A
MENLO PARK - Seorang pria Inggris yang menikah dengan seorang pengungsi Ukraina setelah bertemu melalui situs jejaring sosial Facebook mengungkapkan bahwa mereka menggunakan aplikasi terjemahan, Google Translate untuk berkomunikasi.
BACA JUGA - Google Berikan Opsi Atasi Gangguan Kesalahan Lokasi Google Maps
Seperti dilansir dari The Sun, Senin (7/11/2022), Luke Dickinson, 28, dan Vira Klimova, 37, bertemu melalui grup obrolan Facebook yang dibuat untuk memberikan bantuan dan saran kepada warga sipil yang melarikan diri dari pemboman Rusia.
Dickinson mengatakan Klimova tidak mengerti bahasa Inggris dan dia harus terus-menerus menerjemahkan pesan yang dikirim wanita itu.
"Klimova, di sisi lain, menggunakan Google Terjemahan untuk menerjemahkan setiap pesan saya karena dia tidak tahu bahasa Inggris. Saya sangat menyukainya, jadi bahasa tidak lagi menjadi penghalang,” kata Dickinson.
Dia sebelumnya bergabung dengan beberapa grup obrolan untuk membantu mereka yang melarikan diri dari serangan Presiden Vladimir Putin.
Dickinson dan Klimova mulai berkirim pesan secara teratur dan kadang-kadang, menghabiskan satu jam setiap hari untuk berhubungan sambil menunggu aplikasi wanita itu untuk masuk ke Inggris disetujui.
BACA JUGA - Google Berikan Opsi Atasi Gangguan Kesalahan Lokasi Google Maps
Seperti dilansir dari The Sun, Senin (7/11/2022), Luke Dickinson, 28, dan Vira Klimova, 37, bertemu melalui grup obrolan Facebook yang dibuat untuk memberikan bantuan dan saran kepada warga sipil yang melarikan diri dari pemboman Rusia.
Dickinson mengatakan Klimova tidak mengerti bahasa Inggris dan dia harus terus-menerus menerjemahkan pesan yang dikirim wanita itu.
"Klimova, di sisi lain, menggunakan Google Terjemahan untuk menerjemahkan setiap pesan saya karena dia tidak tahu bahasa Inggris. Saya sangat menyukainya, jadi bahasa tidak lagi menjadi penghalang,” kata Dickinson.
Dia sebelumnya bergabung dengan beberapa grup obrolan untuk membantu mereka yang melarikan diri dari serangan Presiden Vladimir Putin.
Dickinson dan Klimova mulai berkirim pesan secara teratur dan kadang-kadang, menghabiskan satu jam setiap hari untuk berhubungan sambil menunggu aplikasi wanita itu untuk masuk ke Inggris disetujui.
Lihat Juga :