Sisa Umur Matahari Tinggal Segini, Ilmuwan Sebut Kiamat Semakin Dekat
Senin, 07 November 2022 - 11:43 WIB
loading...
Sisa umur Matahari telah diungkap berbagai macam teori. FOTO/ Unsplash
A
A
A
LONDON - Sisa umur Matahari sering diungkap oleh berbagai teori. Seluruh benda di alam semesta akan selalu ada fase terakhirnya.
Tidak terkecuali dengan Matahari yang sering menunjukan fenomena tak biasa ini dikaitan dengan akhir zaman yang semakin dekat.
BACA JUGA - Tsunami Matahari Ramalan Baba Vanga yang Jadi Kenyataan di 2022
Prediksi dan teori yang menggambarkan kehancuran Matahari juga sudah banyak diinformasikan. Salah satunya adalah proses matinya Matahari yang diakhiri ketika pusat tata surya itu berubah menjadi nebula planeter, sebuah cangkang yang terbentuk dari gas bercahaya dan gelembung debu.
Dalam konsep itu mereka juga menyampaikan teori bahwa usia Matahari saat ini sudah mencapai 4,6 miliar tahun. Hal ini diukur berdasarkan usia benda-benda lain di Tata Surya yang terbentuk sekitar waktu yang sama.
Masih dalam teori yang sama mereka memperkirakan Matahari akan mencapai akhir hidupnya dalam waktu sekitar 10 miliar tahun lagi.
Proses matinya Matahari sendiri dimulai ketika Matahari berubah menjadi bintang raksasa merah. Inti bintang akan menyusut tapi lapisan luarnya akan meluas ke orbit Mars. Saking luasnya, dalam proses itu lapisan luar Matahari akan menelan planet Bumi dalam prosesnya. Menurut ilmuwan, pada saat itu, manusia sudah musnah.
Tidak terkecuali dengan Matahari yang sering menunjukan fenomena tak biasa ini dikaitan dengan akhir zaman yang semakin dekat.
BACA JUGA - Tsunami Matahari Ramalan Baba Vanga yang Jadi Kenyataan di 2022
Prediksi dan teori yang menggambarkan kehancuran Matahari juga sudah banyak diinformasikan. Salah satunya adalah proses matinya Matahari yang diakhiri ketika pusat tata surya itu berubah menjadi nebula planeter, sebuah cangkang yang terbentuk dari gas bercahaya dan gelembung debu.
Dalam konsep itu mereka juga menyampaikan teori bahwa usia Matahari saat ini sudah mencapai 4,6 miliar tahun. Hal ini diukur berdasarkan usia benda-benda lain di Tata Surya yang terbentuk sekitar waktu yang sama.
Masih dalam teori yang sama mereka memperkirakan Matahari akan mencapai akhir hidupnya dalam waktu sekitar 10 miliar tahun lagi.
Proses matinya Matahari sendiri dimulai ketika Matahari berubah menjadi bintang raksasa merah. Inti bintang akan menyusut tapi lapisan luarnya akan meluas ke orbit Mars. Saking luasnya, dalam proses itu lapisan luar Matahari akan menelan planet Bumi dalam prosesnya. Menurut ilmuwan, pada saat itu, manusia sudah musnah.
Lihat Juga :