Langka dan Unik, 10 Hewan Ini Memiliki Tubuh Berwarna Biru!
Senin, 24 Oktober 2022 - 08:41 WIB
loading...
A
A
A
Warna biru pada hewan biasanya merupakan hasil dari efek struktural, seperti permainan warna dan refleksi selektif. Nah, berikut adalah hewan langka dengan warna biru:
1. Burung Jay Biru
Burung Jay Biru (Cyanocitta cristata) memiliki kantung udara kecil di bulu yang menyebarkan cahaya, membuatnya tampak biru di mata kita. Warna biru burung Jay tidak disebabkan oleh pigmen.
2. Iguana Biru
Iguana biru (Cyclura lewisi) adalah satwa endemik pulau Grand Cayman. Punya rentang hidup terpanjang dari kadal mana pun, mampu hidup hingga 69 tahun. Ketika lahir, mereka memiliki pola rumit tetapi hampir tidak berwarna biru. Saat dewasa, mereka menjadi lebih biru warnanya. Iguana biru hanya akan membuat dirinya menjadi biru ketika bersentuhan dengan anggota lain dari spesiesnya baik untuk berkomunikasi dengan mereka atau untuk membangun wilayahnya.
3. Siput Air Glaucus atlanticus
![Langka dan Unik, 10 Hewan Ini Memiliki Tubuh Berwarna Biru!]()
Glaucus atlanticus adalah spesies nudibranch yang aneh. Siput air ini mengapung terbalik di air. Warna biru Glaucus atlanticus berfungsi sebagai bentuk kamuflase, memungkinkan siput laut berbaur dengan birunya lautan dan menyulitkan pemangsa seperti burung laut yang terbang di atas air untuk menemukannya.
4. Mandarin Dragonet
![Langka dan Unik, 10 Hewan Ini Memiliki Tubuh Berwarna Biru!]()
Naga mandarin (Synchiropus splendidus) adalah ikan berwarna cerah dari Samudra Pasifik. Ini hanya satu dari dua vertebrata yang warna birunya dari hasil pigmen seluler. Satu-satunya vertebrata lain dengan pigmen seluler biru adalah Synchiropus picturatus dari genus yang sama. Kulit naga mandarin mengandung sel-sel yang dikenal sebagai cyanophores yang mengandung organel yang disebut cyanosomes yang menghasilkan pigmen biru.
5. Katak Beracun Dart Frog
![Langka dan Unik, 10 Hewan Ini Memiliki Tubuh Berwarna Biru!]()
Katak panah beracun biru (Dendrobates tinctorius “azureus”) ditemukan di hutan Suriname selatan dan Brasil utara di Amerika Selatan. Warna biru katak memperingatkan predator bahwa mereka beracun. Fenomena ini dikenal sebagai aposematisme, dan disebabkan oleh struktur sel-sel kulitnya. Kulit katak memiliki lapisan sel yang disebut xanthophores, yang menghasilkan pigmen kuning dan terletak di atas lapisan sel yang disebut iridophores. Ketika cahaya mengenai kulit katak, ia melewati lapisan xanthophores ke lapisan iridophores, yang kemudian menyebarkan cahaya biru kembali melalui xanthophores.
1. Burung Jay Biru

Burung Jay Biru (Cyanocitta cristata) memiliki kantung udara kecil di bulu yang menyebarkan cahaya, membuatnya tampak biru di mata kita. Warna biru burung Jay tidak disebabkan oleh pigmen.
2. Iguana Biru

Iguana biru (Cyclura lewisi) adalah satwa endemik pulau Grand Cayman. Punya rentang hidup terpanjang dari kadal mana pun, mampu hidup hingga 69 tahun. Ketika lahir, mereka memiliki pola rumit tetapi hampir tidak berwarna biru. Saat dewasa, mereka menjadi lebih biru warnanya. Iguana biru hanya akan membuat dirinya menjadi biru ketika bersentuhan dengan anggota lain dari spesiesnya baik untuk berkomunikasi dengan mereka atau untuk membangun wilayahnya.
3. Siput Air Glaucus atlanticus

Glaucus atlanticus adalah spesies nudibranch yang aneh. Siput air ini mengapung terbalik di air. Warna biru Glaucus atlanticus berfungsi sebagai bentuk kamuflase, memungkinkan siput laut berbaur dengan birunya lautan dan menyulitkan pemangsa seperti burung laut yang terbang di atas air untuk menemukannya.
4. Mandarin Dragonet

Naga mandarin (Synchiropus splendidus) adalah ikan berwarna cerah dari Samudra Pasifik. Ini hanya satu dari dua vertebrata yang warna birunya dari hasil pigmen seluler. Satu-satunya vertebrata lain dengan pigmen seluler biru adalah Synchiropus picturatus dari genus yang sama. Kulit naga mandarin mengandung sel-sel yang dikenal sebagai cyanophores yang mengandung organel yang disebut cyanosomes yang menghasilkan pigmen biru.
5. Katak Beracun Dart Frog

Katak panah beracun biru (Dendrobates tinctorius “azureus”) ditemukan di hutan Suriname selatan dan Brasil utara di Amerika Selatan. Warna biru katak memperingatkan predator bahwa mereka beracun. Fenomena ini dikenal sebagai aposematisme, dan disebabkan oleh struktur sel-sel kulitnya. Kulit katak memiliki lapisan sel yang disebut xanthophores, yang menghasilkan pigmen kuning dan terletak di atas lapisan sel yang disebut iridophores. Ketika cahaya mengenai kulit katak, ia melewati lapisan xanthophores ke lapisan iridophores, yang kemudian menyebarkan cahaya biru kembali melalui xanthophores.
Lihat Juga :