Hilang 2.000 Tahun, Peta Bintang Angkasa Tertua Ditemukan di Biara Ortodoks
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Transmisi Mobil Tidak Cuma Manual dan Otomatis, Ini Jenis Lainnya
![Hilang 2.000 Tahun, Peta Bintang Angkasa Tertua Ditemukan di Biara Ortodoks]()
Kini karya jenius Hipparkhos lainnya dapat ditemukan lagi. Hanya saja disebutkan Journal fot the History of Astronomy, peta yang ditemukan di biara ortodoks itu hanya sebagian saja. Pasalnya yang ada di biara itu hanya 42 lembar dari ratusan yang telah dibuat. Artinya masih banyak lembaran lain yang belum ditemukan.
Dalam lembaran yang ditemukan terdapat puisi astronomi yang dibuat Hipparkhos. Dalam puisi itu dia menggambarkan konstelasi bintang berikut koordinatnya.
Puisi itu salah satunya berbunyi "Corona Borealis, terletak di belahan bumi utara, panjangnya membentang dari derajat pertama Scorpius hingga di titik yang sama. tanda zodiak (yaitu di Scorpius). Lebarnya membentang dari 49 derajat dari Kutub Utara sampai 55 persen".

Kini karya jenius Hipparkhos lainnya dapat ditemukan lagi. Hanya saja disebutkan Journal fot the History of Astronomy, peta yang ditemukan di biara ortodoks itu hanya sebagian saja. Pasalnya yang ada di biara itu hanya 42 lembar dari ratusan yang telah dibuat. Artinya masih banyak lembaran lain yang belum ditemukan.
Dalam lembaran yang ditemukan terdapat puisi astronomi yang dibuat Hipparkhos. Dalam puisi itu dia menggambarkan konstelasi bintang berikut koordinatnya.
Puisi itu salah satunya berbunyi "Corona Borealis, terletak di belahan bumi utara, panjangnya membentang dari derajat pertama Scorpius hingga di titik yang sama. tanda zodiak (yaitu di Scorpius). Lebarnya membentang dari 49 derajat dari Kutub Utara sampai 55 persen".
(wsb)
Lihat Juga :