Perang Melawan 5 Mitos yang Salah Tentang Cobot!
Senin, 06 Juli 2020 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
2. Otomatisasi Robot Ditujukan untuk Operasi Skala Besar yang Kompleks
Saat orang berpikir tentang robot, di dalam pikiran mereka seringkali terbayang akan mesin yang besar, yang memproses perakitan dan pengolahan kayu misalnya, yang mengantri untuk diolah oleh mesin otomatis. Kenyataannya, dengan cobot, perusahaan dapat menggunakannya untuk tugas yang paling sederhana sekalipun.
![Perang Melawan 5 Mitos yang Salah Tentang Cobot!]()
Terlepas dari skala outputnya, cobot dapat digunakan untuk proses yang berulang-ulang, manual, atau berpotensi berat bagi pekerja-pekerja manusia, seperti memilih dan menempatkan barang, pengemasan, memasang sekrup, perekatan, pembuangan, dan pengelasan.
3. Susah Untuk Merawat dan Menjaga Mesin Robot
Memang benar kalau ada sebagian robot yang berukuran besar, rumit, dan sulit untuk dioperasikan. Banyak orang bahkan mengatakan, butuh gelar seorang PhD (sarjana S3) untuk dapat mengoperasikannya. Namun kenyataannya, cobot tidak serumit itu.
![Perang Melawan 5 Mitos yang Salah Tentang Cobot!]()
Cobot mudah sekali dipakai, dioperasikan, dan dipelihara, karena cobot itu sangatlah sederhana, tidak rumit dan tidak perlu mengubah tata letak produksi di pabrik saat digunakan. Cobot mudah untuk diprogram dan digunakan berulang kali, kebutuhan perawatannya pun sangat minimal.
4. Cobot Itu Berbahaya Bagi Manusia
Robot buatan industri tradisional tidak bisa bekerja dengan manusia secara berdampingan tanpa masalah keamanan yang serius. Diakui, robot tradisional dapat menangani material yang lebih berat dan besar, namun robot tersebut membutuhkan ruang pengaman sendiri untuk menjaga manusia agar tidak terkena risiko kecelakaan kerja pada saat difungsikan.
Saat orang berpikir tentang robot, di dalam pikiran mereka seringkali terbayang akan mesin yang besar, yang memproses perakitan dan pengolahan kayu misalnya, yang mengantri untuk diolah oleh mesin otomatis. Kenyataannya, dengan cobot, perusahaan dapat menggunakannya untuk tugas yang paling sederhana sekalipun.

Terlepas dari skala outputnya, cobot dapat digunakan untuk proses yang berulang-ulang, manual, atau berpotensi berat bagi pekerja-pekerja manusia, seperti memilih dan menempatkan barang, pengemasan, memasang sekrup, perekatan, pembuangan, dan pengelasan.
3. Susah Untuk Merawat dan Menjaga Mesin Robot
Memang benar kalau ada sebagian robot yang berukuran besar, rumit, dan sulit untuk dioperasikan. Banyak orang bahkan mengatakan, butuh gelar seorang PhD (sarjana S3) untuk dapat mengoperasikannya. Namun kenyataannya, cobot tidak serumit itu.

Cobot mudah sekali dipakai, dioperasikan, dan dipelihara, karena cobot itu sangatlah sederhana, tidak rumit dan tidak perlu mengubah tata letak produksi di pabrik saat digunakan. Cobot mudah untuk diprogram dan digunakan berulang kali, kebutuhan perawatannya pun sangat minimal.
4. Cobot Itu Berbahaya Bagi Manusia
Robot buatan industri tradisional tidak bisa bekerja dengan manusia secara berdampingan tanpa masalah keamanan yang serius. Diakui, robot tradisional dapat menangani material yang lebih berat dan besar, namun robot tersebut membutuhkan ruang pengaman sendiri untuk menjaga manusia agar tidak terkena risiko kecelakaan kerja pada saat difungsikan.
Lihat Juga :