Terjadi 20.000 Kali Gempa Bumi Setahun, Ancaman Nyata yang Sering Diabaikan
Rabu, 19 Oktober 2022 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Hebatnya, gedung pencakar langit besar juga dapat dibangun untuk menahan guncangan tanah yang cukup besar. Beberapa dibangun berisi bola stabilisasi besar yang dikenal sebagai "peredam" yang pada dasarnya bertindak sebagai pendulum raksasa, bergerak maju mundur untuk melawan setiap gerakan bangunan itu sendiri.
“Peredam ini membantu menstabilkan bangunan selama angin kencang, atau aktivitas seismik. Anda dapat melihat sendiri salah satu peredam ini dari dek observasi di gedung Taipei 101 yang terkenal di Taiwan,” tulis laman Space.com yang dikutip SINDOnews, Rabu (19/10/2022)
Baca juga; 4 Gempa Bumi Terbesar di Dunia yang Timbulkan Patahan, Salah Satunya di Indonesia
Ini Penyebab Gempa Bumi
Gempa bumi dipicu oleh berbagai proses termasuk letusan gunung berapi, tanah longsor dan bahkan hantaman meteor dari luar angkasa. Tetapi penyebab paling umum dari gempa bumi berada jauh di bawah Bumi dalam bentuk lempeng tektonik.
Di lapisan atas mantel Bumi dikenal astenosfer yang terletak di lapisan terluar Bumi, litosfer. Lapisan ini terdiri dari banyak potongan, atau piring, yang berdesak-desakan di atas astenosfer seperti teka-teki jigsaw yang energik.
Suhu di astenosfer sekitar 1.300 derajat Celcius hingga 1.700 derajat Celcius dan kedalamannya antara 100 km hingga 250 km di bawah permukaan bumi. Suhu tinggi mengakibatkan lapisan astenosfer memiliki elastisitas yang cukup untuk "mengalir" meskipun padat.
“Peredam ini membantu menstabilkan bangunan selama angin kencang, atau aktivitas seismik. Anda dapat melihat sendiri salah satu peredam ini dari dek observasi di gedung Taipei 101 yang terkenal di Taiwan,” tulis laman Space.com yang dikutip SINDOnews, Rabu (19/10/2022)
Baca juga; 4 Gempa Bumi Terbesar di Dunia yang Timbulkan Patahan, Salah Satunya di Indonesia
Ini Penyebab Gempa Bumi
Gempa bumi dipicu oleh berbagai proses termasuk letusan gunung berapi, tanah longsor dan bahkan hantaman meteor dari luar angkasa. Tetapi penyebab paling umum dari gempa bumi berada jauh di bawah Bumi dalam bentuk lempeng tektonik.
Di lapisan atas mantel Bumi dikenal astenosfer yang terletak di lapisan terluar Bumi, litosfer. Lapisan ini terdiri dari banyak potongan, atau piring, yang berdesak-desakan di atas astenosfer seperti teka-teki jigsaw yang energik.
Suhu di astenosfer sekitar 1.300 derajat Celcius hingga 1.700 derajat Celcius dan kedalamannya antara 100 km hingga 250 km di bawah permukaan bumi. Suhu tinggi mengakibatkan lapisan astenosfer memiliki elastisitas yang cukup untuk "mengalir" meskipun padat.
Lihat Juga :