Waspada, Ditemukan 2 Spesies Nyamuk Baru Terkait Penyebaran Malaria Cerebral
Selasa, 18 Oktober 2022 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari laman news-medical, malaria serebral adalah komplikasi neurologis serius dari malaria berat yang menyerang sekitar 1% anak di bawah usia 5 tahun yang telah terinfeksi Plasmodium falciparum. Setiap tahun, malaria mempengaruhi sekitar 219 juta orang, dengan sekitar 500.000 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit ini.
Diperkirakan sekitar 93% orang yang meninggal karena malaria berada di sub-Sahara Afrika, banyak di antaranya berusia di bawah 5 tahun. Manusia biasanya mendapatkan malaria setelah digigit oleh nyamuk betina yang terinfeksi dari genus Anopheles.
Baca juga; Amerika Serikat Siap Melepas Miliaran Nyamuk Mutan
![Waspada, Ditemukan 2 Spesies Nyamuk Baru Terkait Penyebaran Malaria Cerebral]()
Disnaka Dissanayake menambahkan, lembaga terkait melakukan penelitian lebih lanjut tentang penyebaran dan dampak spesies nyamuk baru terhadap keanekaragaman hayati Sri Lanka. Apalagi sebelumnya, tiga spesies nyamuk baru juga telah ditemukan oleh pejabat entomologi di Sri Lanka.
Selanjutnya sampel dari empat spesies nyamuk lain yang ditemukan di negara itu telah dikirim ke universitas Korea untuk proses identifikasi genetik. Langkah ini untuk mengetahui keberadaan dan penyebaran nyamuk spesies baru ini.
Diperkirakan sekitar 93% orang yang meninggal karena malaria berada di sub-Sahara Afrika, banyak di antaranya berusia di bawah 5 tahun. Manusia biasanya mendapatkan malaria setelah digigit oleh nyamuk betina yang terinfeksi dari genus Anopheles.
Baca juga; Amerika Serikat Siap Melepas Miliaran Nyamuk Mutan

Disnaka Dissanayake menambahkan, lembaga terkait melakukan penelitian lebih lanjut tentang penyebaran dan dampak spesies nyamuk baru terhadap keanekaragaman hayati Sri Lanka. Apalagi sebelumnya, tiga spesies nyamuk baru juga telah ditemukan oleh pejabat entomologi di Sri Lanka.
Selanjutnya sampel dari empat spesies nyamuk lain yang ditemukan di negara itu telah dikirim ke universitas Korea untuk proses identifikasi genetik. Langkah ini untuk mengetahui keberadaan dan penyebaran nyamuk spesies baru ini.
(wib)
Lihat Juga :