Gampang Hilangkan Chat, Mark Zuckerberg Klaim WhatsApp Lebih Aman Dibanding iMessage

Senin, 17 Oktober 2022 - 22:05 WIB
loading...
Gampang Hilangkan Chat,...
Mark Zuckerberg mengklaim WhatsApp (kanan) jauh lebih aman dibanding iMessage buatan Apple. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Pendiri Meta, Mark Zuckerberg mengklaim WhatsApp jauh lebih aman dibanding iMessage yang dimiliki Apple. Lewat akun Instagram @zuck, pria kelahiran 14 Mei 1984 itu menjabarkan beberapa hal yang membuat WhatsApp jauh lebih aman dan privasi dibanding iMessage buatan Apple.

Pertama, WhatsApp memberlakukan enkripsi end-to-end yang dapat digunakan di iPhone dan Android. Sistem ini menjamin bahwa pesan yang dikirim antara dua pihak, tidak dapat diintip oleh peretas yang mencegat jalur komunikasi.

Diketahui jalur komunikasi pesan terenkripsi didukung oleh Transport Layer Security (TLS) yang menghubungkan antara web client dan software web server. Namun, enkripsi biasa saja tidak cukup. Itu sebabnya client software melapisi pesan dengan enkripsi dari ujung ke ujung sebelum dikirim ke web client. Jadi, pesan hanya bisa didekripsi atau dibuka oleh penerima.

"Enkripsi ini berlaku untuk Android dan iPhone dan juga dijalankan di chat group," tulis Mark Zuckerberg.

Baca juga : Baterai Mobil Listrik dari Rumput Laut Bisa Jadi Jawaban Masalah Ketersediaan Lithium

Gampang Hilangkan Chat, Mark Zuckerberg Klaim WhatsApp Lebih Aman Dibanding iMessage


Kedua, menurut salah satu orang terkaya di dunia itu, pengguna WhatsApp dapat dengan mudah menghapus seluruh pesan baru yang masuk. Cukup menekan satu tombol maka seluruh pesan baru yang masuk bisa menghilang.

Diketahui WhatsApp memang menyediakan pengaturan khusus dimana pengguna bisa menghapus seluruh pesan yang baru masuk. Pengguna tinggal menekan foto profil seseorang dan memilih opsi hapus untuk menghilangkan seluruh komunikasi yang terjadi.

Selain itu WhatsApp juga menyediakan fitur yang membuat pesan dapat hilang secara otomatis dalam periode waktu tertentu. Fitur ini cukup berguna ketika pengguna ingin membagikan informasi sensitif misalnya password akun, file penting hingga rahasia orang lain.

Baca juga : Ilmuwan Berhasil Buat Parfum Aroma Luar Angkasa yang Bikin Publik Beda Pendapat

Terakhir menurut Mark Zuckerberg fitur yang tidak dimiliki iMessage adalah kemampuan WhatsApp dalam mencadangkan seluruh enkripsi end-to-end. Lewat fitur itu pengguna bisa membuat cadangan yang WhatsApp yang telah terenkripsi secara end-to-end.

Seluruh pesan itu dicadangkan di cloud dan diamankan dengan kata sandi atau kunci enkripsi 64 digit. Kata sandi dapat diubah kapan saja selama pengguna memiliki akses ke kata sandi atau kunci Anda sebelumnya.

Jadi Anda benar-benar mengubur seluruh pesan tersebut tanpa orang lain tahu selain Anda dan orang yang diajak berkomunikasi. WhatsApp juga tidak bisa melakukannya. "Ini semua tidak dimiliki oleh iMessage," tulis Mark Zuckerberg.

Perdebatan antara mana yang jauh lebih aman antara WhatsApp dan iMessage memang sudah memanas beberapa tahun belakangan ini. Masyarakat Amerika Serikat saat ini memang lebih nyaman menggunakan iMessage meski di negara-negara lain terutama Asia dan Eropa kebanyakan orang lebih senang memakai WhatsApp.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Profil Pendidikan John...
Profil Pendidikan John Ternus, dari Lulusan Teknik Mesin kini CEO Baru Apple
Rekomendasi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved