Metaverse Bisa Bikin Mark Zuckerberg Terjungkal
Selasa, 18 Oktober 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
"Anda akan melihat kategori yang sama sekali baru dari hal-hal yang dibangun," kata Mark Zuckerberg.
Harapan yang dibangun Mark Zuckerberg memang tidak boleh padam. Pasalnya ini merupakan jalan satu-satunya yang bisa membuat Meta jadi perusahaan teknologi terpopular di dunia. Butuh usaha yang sangat fantastis agar Meta bisa menyaingi TikTok yang saat ini justru bisa menyedot perhatian dunia dengan cara yang sederhana.
Parahnya lagi dari segi internal, Meta juga menghadapi masalah. Selain faktor saham yang terus mengalami penurunan, Mark Zuckerberg memahami adanya riak-riak di dalam kantornya yang tidak sepaham dengan keinginannya. Dia bahkan telah meminta mereka untuk ikut atau keluar dari meta.
“Tekanan yang dihadapi bisnis Meta pada tahun 2022 sangat akut, signifikan, dan tidak terkait dengan metaverse,” kata Matthew Ball, analis dan pakar Metaverse.
Hanya saja nada-nada sumbang itu justru tetap tidak menyurutkan Meta untuk terus mengeksplorasi dunia baru itu. Juru bicara Meta, Andy Stone mengatakan hal yang wajar jika banyak orang sinis dengan teknologi baru yang mereka kembangkan.
“Sinis itu sangat mudah, yang susah adalah membangun pekerjaan ini. Itu yang tengah kami lakukan karena kami percaya metaverse adalah masa depan,” ujarnya.
Harapan yang dibangun Mark Zuckerberg memang tidak boleh padam. Pasalnya ini merupakan jalan satu-satunya yang bisa membuat Meta jadi perusahaan teknologi terpopular di dunia. Butuh usaha yang sangat fantastis agar Meta bisa menyaingi TikTok yang saat ini justru bisa menyedot perhatian dunia dengan cara yang sederhana.
Parahnya lagi dari segi internal, Meta juga menghadapi masalah. Selain faktor saham yang terus mengalami penurunan, Mark Zuckerberg memahami adanya riak-riak di dalam kantornya yang tidak sepaham dengan keinginannya. Dia bahkan telah meminta mereka untuk ikut atau keluar dari meta.
“Tekanan yang dihadapi bisnis Meta pada tahun 2022 sangat akut, signifikan, dan tidak terkait dengan metaverse,” kata Matthew Ball, analis dan pakar Metaverse.
Hanya saja nada-nada sumbang itu justru tetap tidak menyurutkan Meta untuk terus mengeksplorasi dunia baru itu. Juru bicara Meta, Andy Stone mengatakan hal yang wajar jika banyak orang sinis dengan teknologi baru yang mereka kembangkan.
“Sinis itu sangat mudah, yang susah adalah membangun pekerjaan ini. Itu yang tengah kami lakukan karena kami percaya metaverse adalah masa depan,” ujarnya.
(wsb)
Lihat Juga :