Teleskop Pengintai Militer AS Ditempatkan di Negara Tetangga Indonesia, Ini Target yang Diintai
Selasa, 11 Oktober 2022 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Misi kesadaran domain adalah prioritas utama untuk Angkatan Luar Angkasa dan Komando Luar Angkasa AS. Sebuah laporan April dari Union of Concerned Scientists memperkirakan ada sekitar 5.500 pesawat ruang angkasa aktif di orbit, jumlah itu bertambah sekitar 1.400 sejak tahun 2015.
Proposal yang diajukan ke Komisi Komunikasi Federal dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa totalnya bisa bertambah menjadi 58.000 satelit dalam dekade berikutnya. “SST juga dapat melacak objek samar di luar angkasa untuk membantu memprediksi dan menghindari potensi tabrakan, serta mendeteksi asteroid dan komet,” tambah Space Force.
Baca juga; Hadapi Perang Elektronik Rusia, AS Kerahkan Konstelasi 40 Satelit Geolokasi
![Teleskop Pengintai Militer AS Ditempatkan di Negara Tetangga Indonesia, Ini Target yang Diintai]()
Menurut Space News, teleskop diuji di White Sands Missile Range di New Mexico antara 2011 dan 2017 oleh DARPA. Setelah diserahkan ke Angkatan Udara AS pada tahun 2017, militer memutuskan untuk memindahkan teleskop ke Australia pada tahun 2020.
Di bawah perjanjian pada 2013, Royal Australian Air Force dan Space Wing 21st Space Force akan bersama-sama mengoperasikan teleskop SST. AS berstatus sebagai pemilik teleskop, tetapi Australia bertanggung jawab atas operasi, pelatihan, fasilitas, dan infrastrukturnya.
Proposal yang diajukan ke Komisi Komunikasi Federal dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa totalnya bisa bertambah menjadi 58.000 satelit dalam dekade berikutnya. “SST juga dapat melacak objek samar di luar angkasa untuk membantu memprediksi dan menghindari potensi tabrakan, serta mendeteksi asteroid dan komet,” tambah Space Force.
Baca juga; Hadapi Perang Elektronik Rusia, AS Kerahkan Konstelasi 40 Satelit Geolokasi

Menurut Space News, teleskop diuji di White Sands Missile Range di New Mexico antara 2011 dan 2017 oleh DARPA. Setelah diserahkan ke Angkatan Udara AS pada tahun 2017, militer memutuskan untuk memindahkan teleskop ke Australia pada tahun 2020.
Di bawah perjanjian pada 2013, Royal Australian Air Force dan Space Wing 21st Space Force akan bersama-sama mengoperasikan teleskop SST. AS berstatus sebagai pemilik teleskop, tetapi Australia bertanggung jawab atas operasi, pelatihan, fasilitas, dan infrastrukturnya.
(wib)
Lihat Juga :