Ini Asteroid Terbesar yang Menabrak Bumi, 2 Kali Ukuran Batu Pembunuh Dinosaurus
Kamis, 06 Oktober 2022 - 23:32 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan penelitian terbaru, menunjukkan bahwa kawah Vredefort awalnya berukuran 155 hingga 174 mil atau sekitar 250 hingga 280 km, ketika pertama kali terbentuk 2 miliar tahun yang lalu. Akibatnya, kawah Vredefort dianggap sebagai kawah tumbukan terbesar di Bumi meskipun lebih kecil dari kawah Chicxulub saat ini.
![Ini Asteroid Terbesar yang Menabrak Bumi, 2 Kali Ukuran Batu Pembunuh Dinosaurus]()
Kawah Vredefort lahir 2 miliar tahun yang lalu ketika asteroid terbesar yang pernah menabrak Bumi menabrak planet ini. Foto/Live Science/NASA Earth Observatory/Landsat
Di masa lalu, para ilmuwan mengira kawah Vredefort awalnya jauh lebih kecil, lebarnya sekitar 107 mil atau 172 km. Berdasarkan perkiraan itu, para peneliti sebelumnya menghitung bahwa asteroid yang bertanggung jawab atas dampak tersebut berukuran sekitar 9,3 mil atau 15 km.
Asteroid itu menghantam permukaan Bumi dengan kecepatan sekitar 33.500 mil per jam atau 53.900 km/jam. Namun dalam sebuah studi baru, para ilmuwan telah meninjau kembali pengukuran kawah dan memperoleh wawasan baru tentang ukuran batu ruang angkasa yang sangat besar.
Dalam studi yang dipublikasikan secara online pada 8 Agustus di Journal of Geophysical Research: Planets, para peneliti menghitung ulang ukuran asteroid Vredefort . Mereka menemukan bahwa batu ruang angkasa yang merusak kemungkinan berukuran antara 12,4 dan 15,5 mil atau setara 20 dan 25 km.
Baca juga; Ilmuwan Yakin Asteroid Bukan Penyebab Utama Dinosaurus Punah
![Ini Asteroid Terbesar yang Menabrak Bumi, 2 Kali Ukuran Batu Pembunuh Dinosaurus]()
Saat ini, sebagian besar kawah Vredefort hampir tidak dapat dikenali sebagai struktur tumbukan. Foto/LiveScience/Shutterstock

Kawah Vredefort lahir 2 miliar tahun yang lalu ketika asteroid terbesar yang pernah menabrak Bumi menabrak planet ini. Foto/Live Science/NASA Earth Observatory/Landsat
Di masa lalu, para ilmuwan mengira kawah Vredefort awalnya jauh lebih kecil, lebarnya sekitar 107 mil atau 172 km. Berdasarkan perkiraan itu, para peneliti sebelumnya menghitung bahwa asteroid yang bertanggung jawab atas dampak tersebut berukuran sekitar 9,3 mil atau 15 km.
Asteroid itu menghantam permukaan Bumi dengan kecepatan sekitar 33.500 mil per jam atau 53.900 km/jam. Namun dalam sebuah studi baru, para ilmuwan telah meninjau kembali pengukuran kawah dan memperoleh wawasan baru tentang ukuran batu ruang angkasa yang sangat besar.
Dalam studi yang dipublikasikan secara online pada 8 Agustus di Journal of Geophysical Research: Planets, para peneliti menghitung ulang ukuran asteroid Vredefort . Mereka menemukan bahwa batu ruang angkasa yang merusak kemungkinan berukuran antara 12,4 dan 15,5 mil atau setara 20 dan 25 km.
Baca juga; Ilmuwan Yakin Asteroid Bukan Penyebab Utama Dinosaurus Punah

Saat ini, sebagian besar kawah Vredefort hampir tidak dapat dikenali sebagai struktur tumbukan. Foto/LiveScience/Shutterstock
Lihat Juga :