Ini Alasan Orang Mesir Kuno Tak Mengenal Dewa Kematian, Meskipun Punya Banyak Dewa
Kamis, 06 Oktober 2022 - 20:21 WIB
loading...
Mengingat bahwa kematian dan pengabdian kepada banyak dewa sangat menonjol dalam budaya Mesir kuno, siapakah dewa kematian yang ditakuti? Foto/wikipedia
A
A
A
KAIRO - Orang Mesir kuno dikenal karena banyak hal, seperti mumifikasi, piramida besar, sistem penulisan yang canggih, dan kepercayaan akan kehidupan setelah kematian. Mengingat bahwa kematian dan pengabdian kepada banyak dewa sangat menonjol dalam budaya Mesir kuno, siapakah dewa kematian yang ditakuti?
Meskipun Osiris sering dianggap sebagai dewa dunia bawah Mesir atau dewa kematian, namun para ahli punya argument berbeda. Andrea Kucharek, ilmuwan Universitas Heidelberg di Jerman yang melihat teks-teks ritual Osirian, mengatakan bahwa menyebut Osiris sebagai dewa kematian adalah suatu kesalahan.
“Dia tidak membawa atau menyebabkan kematian tetapi berdaulat atas kematian. Bahkan, dia juga dewa kehidupan, memastikan kesuburan tanaman, hewan, dan manusia,” kata Kucharek kepada Live Science dikutip SINDOnews, Kamis (6/10/2022).
Baca juga; Ilmuwan Temukan Tanda Makam Nefertiti dalam Kompleks Kuburan Tutankhamun
Bahkan, orang Mesir kuno melihat Osiris sebagai dewa khusus, setelah dia "mati", hidupnya dipulihkan secara ritual. “Osiris tidak biasa di antara dewa-dewa Mesir karena dia sendiri telah meninggal dan telah dihidupkan kembali dalam keadaan transfigurasi baru berkat bantuan ritual yang dilakukan untuknya,” tutur Mark Smith, profesor Egyptology di Universitas Oxford.
Dewa Mesir kuno lainnya dikaitkan dengan orang mati, seperti Anubis, Horus, Hathor dan Isis. Namun, itu juga tidak akurat untuk menyebut sebagai salah satu dari mereka sebagai dewa kematian.
Meskipun Osiris sering dianggap sebagai dewa dunia bawah Mesir atau dewa kematian, namun para ahli punya argument berbeda. Andrea Kucharek, ilmuwan Universitas Heidelberg di Jerman yang melihat teks-teks ritual Osirian, mengatakan bahwa menyebut Osiris sebagai dewa kematian adalah suatu kesalahan.
“Dia tidak membawa atau menyebabkan kematian tetapi berdaulat atas kematian. Bahkan, dia juga dewa kehidupan, memastikan kesuburan tanaman, hewan, dan manusia,” kata Kucharek kepada Live Science dikutip SINDOnews, Kamis (6/10/2022).
Baca juga; Ilmuwan Temukan Tanda Makam Nefertiti dalam Kompleks Kuburan Tutankhamun
Bahkan, orang Mesir kuno melihat Osiris sebagai dewa khusus, setelah dia "mati", hidupnya dipulihkan secara ritual. “Osiris tidak biasa di antara dewa-dewa Mesir karena dia sendiri telah meninggal dan telah dihidupkan kembali dalam keadaan transfigurasi baru berkat bantuan ritual yang dilakukan untuknya,” tutur Mark Smith, profesor Egyptology di Universitas Oxford.
Dewa Mesir kuno lainnya dikaitkan dengan orang mati, seperti Anubis, Horus, Hathor dan Isis. Namun, itu juga tidak akurat untuk menyebut sebagai salah satu dari mereka sebagai dewa kematian.
Lihat Juga :