Picu Kepanikan hingga Berakibat Ratusan Aremania Tewas, Ini Cara Atasi Gas Air Mata

Minggu, 02 Oktober 2022 - 14:02 WIB
loading...
Picu Kepanikan hingga...
Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.
A A A
MALANG - Gas air mata yang digunakan aparat keamanan dalam hal ini Polisi ketika menghalau suporter Arema di Stadion Kanjuruhan saat laga Arema dan Persebaya Sabtu (1/10/2022) menuai sorotan. Pasalnya gas air mata yang memicu ratusan suporter tewas mengenaskan.

Di saat situasi tersebut, pasta gigi dipercaya sebagai alat penangkal paparan gas air mata.

BACA JUGA - Alasan Ilmiah FIFA Melarang Gas Air Mata Berada di Pertandingan Sepak Bola

Saat menghadapi g as air mata biasanya pasta gigi digunakan dengan mengoleskannya di bawah mata. Hal ini diyakini dapat mencegah dan mengurangi rasa perih akibat gas air mata.

Meski begitu, sudah sering kali para dokter mata menjelaskan bahwa upaya tersebut hanys mitos. Pasta gigi tidak bisa menghalau gas air mata menimbulkan iritasi, tapi bisa digunakan untuk mendinginkan kelopak mata.

Bahkan, dilansir dari berbagai sumber, pasta gigi bisa sangat berbahaya jika masuk ke mata. Sebab, gas air mata bekerja karena terhirup, bukan terjadi kontak langsung dengan mata.

Untuk mengurangi efek paparan gas air mata bisa dengan menyiramkan air bersih ke mata dan wajah. Jika sakit berlanjut dan semakin parah, harus segera diperiksakan ke medis.

Namun, agar lebih aman dari paparan gas air mata , lebih baik menggunakan masker pelindung yang memang diperuntukan menghindari paparan zat kimia serupa.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Tekan Risiko Keamanan...
Tekan Risiko Keamanan Pangan, PMR 2026 digelar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Infografis
Komnas HAM: Gas Air...
Komnas HAM: Gas Air Mata Pemicu Jatuhnya Korban di Kanjuruhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved