NASA Sukses Uji Sistem Pertahanan Planet, Pesawat DART Hantam Asteroid Dimorphos

Selasa, 27 September 2022 - 13:56 WIB
loading...
A A A
NASA juga mengembangkan sentinel teleskop ruang angkasa baru yang disebut Near Earth Object Surveyor yang dirancang khusus untuk mencari asteroid berbahaya di tata surya. Misi itu bisa diluncurkan pada 2026.

Tetapi manusia juga perlu memiliki metode untuk membelokkan asteroid berbahaya jika ada yang terdeteksi. Untuk itu dikembangkan sistem pertahanan planet dengan wahana DART. Misi DART adalah demonstrasi pertama dari NASA yang disebut sebagai "penabrak kinetik" untuk pertahanan planet: menabrakkan pesawat ruang angkasa ke asteroid untuk mengubah orbitnya.
NASA Sukses Uji Sistem Pertahanan Planet, Pesawat DART Hantam Asteroid Dimorphos


Ini adalah metode dasar untuk melindungi Bumi jika asteroid yang berpotensi berbahaya terlihat lima atau 10 tahun sebelum dampak menjadi kenyataan. NASA memilih Dimorphos, moonlet (bulan) dari Didymos, untuk menguji DART karena beberapa alasan.

Baca juga; Benarkah Misi DART Menabrak Asteroid Dimorphos untuk Menyelamatkan Bumi?

Pertama, moonlet adalah bagian dari sistem biner dan mengorbit induknya sekali setiap 11 jam dan 55 menit. Waktu yang cukup singkat sehingga setiap perubahan dalam orbitnya harus terlihat di teleskop berbasis darat dalam pengamatan lanjutan.

Didymos dan Dimorphos ditemukan pada tahun 1996 dan 2003 dan merupakan sistem asteroid biner pertama yang dipelajari secara rinci. Menggunakan sistem asteroid biner, bukan asteroid soliter, berarti NASA dapat menggunakan pesawat ruang angkasa tunggal yang didukung oleh teleskop darat untuk mengukur defleksi asteroid.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Rekomendasi
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved