NASA Sukses Uji Sistem Pertahanan Planet, Pesawat DART Hantam Asteroid Dimorphos
Selasa, 27 September 2022 - 13:56 WIB
loading...
NASA sukses menguji sistem pertahanan planet terhadap ancaman asteroid, ditandai ketika wahana antariksa Double Asteroid Rendezvous Test (DART) menghantam asteroid Dimorphos. Foto/NASA
A
A
A
FLORIDA - Untuk pertama kali NASA sukses menguji sistem pertahanan planet terhadap ancaman asteroid . Kesuksesan ini ditandai ketika wahana antariksa Double Asteroid Rendezvous Test (DART) berhasil menghantam asteroid Dimorphos pada 26 September 2022.
Tujuan sistem pertahanan planet ini bukan menghancurkan asteroid yang mengancam bumi, namun mengubah jalur lintasannya. Disimulasikan asteroid Dimorphos yang berjarak 11 juta kilometer dari Bumi, ditabrak dengan wahana DART agar lintasannya semakin menjauhi Bumi.
“Sejauh yang kami tahu, uji pertahanan planet pertama kami berhasil,” kata Elena Adams, insinyur sistem misi DART di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins (JHUAPL), dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Selasa (27/9/2022).
Baca juga; NASA Sukses Luncurkan DART untuk Misi Selamatkan Bumi
Pesawat ruang angkasa DART seukuran kereta golf menabrak Dimorphos pada pukul 23.14 GMT dengan kecepatan 22.500 km per jam. Pesawat ruang angkasa itu tidak besar seperti probe, tetapi NASA berharap dengan bobot 600 kilogram akan cukup untuk memindahkan Dimorphos yang berukuran 163 meter, sedikit lebih rapat di orbit induknya.
“Pesawat ruang angkasa itu sangat kecil. Kadang-kadang, kami menggambarkannya sebagai menjalankan kereta golf ke Piramida Besar,” kata ilmuwan planet Nancy Chabot, kepala koordinasi DART di JHUAPL, yang mengawasi misi untuk NASA.
Tujuan sistem pertahanan planet ini bukan menghancurkan asteroid yang mengancam bumi, namun mengubah jalur lintasannya. Disimulasikan asteroid Dimorphos yang berjarak 11 juta kilometer dari Bumi, ditabrak dengan wahana DART agar lintasannya semakin menjauhi Bumi.
“Sejauh yang kami tahu, uji pertahanan planet pertama kami berhasil,” kata Elena Adams, insinyur sistem misi DART di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins (JHUAPL), dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Selasa (27/9/2022).
Baca juga; NASA Sukses Luncurkan DART untuk Misi Selamatkan Bumi
Pesawat ruang angkasa DART seukuran kereta golf menabrak Dimorphos pada pukul 23.14 GMT dengan kecepatan 22.500 km per jam. Pesawat ruang angkasa itu tidak besar seperti probe, tetapi NASA berharap dengan bobot 600 kilogram akan cukup untuk memindahkan Dimorphos yang berukuran 163 meter, sedikit lebih rapat di orbit induknya.
“Pesawat ruang angkasa itu sangat kecil. Kadang-kadang, kami menggambarkannya sebagai menjalankan kereta golf ke Piramida Besar,” kata ilmuwan planet Nancy Chabot, kepala koordinasi DART di JHUAPL, yang mengawasi misi untuk NASA.

Lihat Juga :