Beijing Kuasai Laut China Selatan dengan Teknologi Komunikasi Bawah Air, Ini Kecanggihannya

Sabtu, 17 September 2022 - 20:06 WIB
loading...
Beijing Kuasai Laut...
Ilmuwan China telah menguji teknologi komunikasi bawah air jarak jauh pada area lebih dari 30.000 km persegi. Foto/Ilustrasi/thyssenkrupp
A A A
BEIJING - Ilmuwan China telah menguji teknologi komunikasi bawah air jarak jauh yang memungkinkan kontak dipertahankan pada area lebih dari 30.000 km persegi. Teknologi ini mampu menembus lapisan tebal air laut sehingga mampu membangun kontak dengan kapal selam secara rahasia dalam jarak yang jauh.

Dalam laporan South China Morning Post (SCMP), para peneliti telah mengembangkan teknologi komunikasi bawah air yang memungkinkan kapal selam dan pesawat tak berawak untuk tetap berhubungan dalam jarak jauh saat tenggelam. Alat pendengar mampu menangkap sinyal suara dari jarak 105 km pada kedalaman 200 meter selama uji lapangan di Laut China Selatan.

Menurut laporan itu, kecepatan transmisi data mencapai hampir 200 bit per detik (bps). Teknologi ini menggunakan bandwidth radio frekuensi sangat rendah yang dikirim oleh perintah ke kapal selam menggunakan antena darat.

Baca juga; China Ubah Gurun Pasir Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar, Luasnya 43.000 Km Persegi

“Komunikasi dengan kapal selam saat mereka tenggelam adalah tugas teknis yang agak sulit. Masalah utamanya adalah gelombang elektromagnetik dengan frekuensi yang digunakan dalam komunikasi radio tradisional sangat lemah ketika melewati lapisan tebal air laut. Dalam kasus seperti itu, solusi teknis khusus diperlukan untuk komunikasi,” tulis SCMP dikutip SINDOnews dari laman SputnikNews, Sabtu (17/9/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved