Ilmuwan Temukan Rahasia Cara Orang Mesir Kuno Mengangkut Material Piramida

Kamis, 15 September 2022 - 17:35 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Rahasia...
Para ilmuwan mulai menemukan titik terang bagaimana orang Mesir kuno mengangkut material yang besar dan berat untuk membangun piramida. Foto/Ilustrasi/Mozaweb
A A A
KAIRO - Para ilmuwan mulai menemukan titik terang bagaimana orang Mesir kuno mengangkut material yang besar dan berat untuk membangun piramida . Rahasia jawabannya ternyata ada pada sungai Nil yang membelah Mesir.

Dalam makalah yang diterbitkan 29 Agustus 2022 di jurnal the Prosiding National Academy of Sciences, para peneliti mengatakan bahwa ketika orang Mesir kuno membangun piramida Giza sekitar 4.500 tahun yang lalu, Sungai Nil memiliki lengan atau percabangan yang mengarah ke posisi Piramida. Dengan debit air yang tinggi, keberadaan sungai Nil membantu para pekerja mengirimkan material ke lokasi konstruksi piramida.

Penemuan ini didasarkan pada data arkeologi dan sejarah sebelumnya bahwa Sungai Nil memiliki percabangan yang mengalir di sekitar piramida. Tapi sekarang, percabangan sungai Nil itu sudah tidak ada.

Baca juga; Ilmuwan Ungkap Kekuatan Besar yang Membangun Piramida Giza

Namun dengan menganalisis sampel dari inti tanah ditemukan bekas bentangan air dan permukaan sungai yang lebih tinggi. Percabangan sungai Nil yang sekarang sudah hilang membantu orang Mesir kuno mengangkut material piramida

Penelitian ini menjelaskan bagaimana piramida, makam kerajaan untuk firaun Khufu, Khafre dan Menkaure, bentuknya menjulang dan monumental. Struktur piramida yang menjulang, sebagian besar, berkat cabang Khufu Sungai Nil yang sekarang sudah tidak ada.

“Ketika itu ketinggian air sungai Nil mendukung untuk pembangunan piramida di zaman Khufu, Khafre, dan Menkaure. Sungai Nil memfasilitasi pengangkutan bahan konstruksi ke kompleks Piramida Giza,” tulis tim peneliti.
Ilmuwan Temukan Rahasia Cara Orang Mesir Kuno Mengangkut Material Piramida


Baca juga; Piramida Mesir Dibangun dari Susunan 2,3 Juta Blok Batu Granit

Para peneliti telah mengetahui selama beberapa dekade bahwa cabang Khufu yang telah lama hilang meluas ke dataran tinggi Giza di zaman kuno. Proyek baru ini bertujuan untuk menemukan dengan tepat bagaimana tingkat air telah berubah selama 8.000 tahun terakhir.

Untuk merekonstruksi masa lalu Sungai Nil, pada Mei 2019 tim mengebor lima inti ke dataran banjir Giza. Para peneliti mengukur jumlah sampel yang ditemukan di berbagai bagian inti untuk menentukan bagaimana tingkat ketinggian air berubah dari waktu ke waktu.

Analisis dari sampel yang ditemukan mengungkapkan bahwa pada saat orang Mesir kuno membangun piramida Giza, air sungai Nil cukup berlimpah sehingga cabang Khufu akan mengalir di dekat piramida Giza. “Itu adalah kanal alami pada masa dinasti keempat (ketika piramida dibangun)," kata Hader Sheisha, seorang ahli geografi fisik di Universitas Aix-Marseille di Prancis, kepada Live Science.
Ilmuwan Temukan Rahasia Cara Orang Mesir Kuno Mengangkut Material Piramida


Baca juga; Mengungkap Harta Karun Para Firaun yang Tersimpan di dalam Piramida

Temuan ini sangat cocok dengan temuan arkeologis sebelumnya, yang mengungkapkan pelabuhan yang dekat dengan piramida. Termasuk catatan papirus kuno yang merinci pekerja yang membawa batu kapur ke Giza dengan perahu.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Struktur Misterius di...
Struktur Misterius di Samping Piramida Agung Giza Jadi Tanda Tanya Besar
Ilmuwan Klaim Sinar...
Ilmuwan Klaim Sinar dalam Tubuh Manusia Menghilang ketika Sudah Mati
Rusak Parah, Mesir Merakit...
Rusak Parah, Mesir Merakit Kembali Perahu Raja Firaun
Ahli Bedah China Pindahkan...
Ahli Bedah China Pindahkan Telinga Wanita ke Kaki selama 5 Bulan
Australia Kembalikan...
Australia Kembalikan 17 Artefak Firaun Langka ke Mesir
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rekomendasi
Solusi Menginap Berkualitas...
Solusi Menginap Berkualitas dengan Biaya Terjangkau Mulai Rp100.000
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Infografis
Ilmuwan Temukan Zat...
Ilmuwan Temukan Zat Penyebab Anggur Merah Bikin Sakit Kepala
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved