NASA Atasi Kebocoran Bahan Bakar Hidrogen, Peluncuran Artemis 1 Dijadwalkan 23 September 2022
Sabtu, 10 September 2022 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan, roket SLS dan pesawat ruang angkasa Orion dalam kondisi baik. Tetapi Angkatan Luar Angkasa AS mengatakan NASA harus menguji sistem penghentian penerbangan (FTS) pada roket SLS secara berkala, dan sertifikasi sebelumnya akan segera berakhir.
Baca juga; NASA Siapkan Pakaian Antariksa Baru Misi Artemis, Biayanya Tembus Rp52 Triliun
![NASA Atasi Kebocoran Bahan Bakar Hidrogen, Peluncuran Artemis 1 Dijadwalkan 23 September 2022]()
FTS pada dasarnya adalah upaya terakhir NASA dalam keadaan darurat, yang menghancurkan roket jika menyimpang dari jalur saat peluncuran. Failsafe harus diuji dan (kembali) disertifikasi di Gedung Perakitan Kendaraan Kennedy Space Center setiap 25 hari.
Jika Artemis 1 harus dikembalikan ke VAB untuk sertifikasi, peluncurannya akan ditunda hingga Oktober. NASA sekarang meminta Eastern Range Angkatan Luar Angkasa - yang mencakup Kennedy Space Center - untuk pengabaian untuk memperpanjang jumlah hari yang diizinkan di antara sertifikasi FTS naik dari 25 hari.
Baca juga; NASA Siapkan Pakaian Antariksa Baru Misi Artemis, Biayanya Tembus Rp52 Triliun

FTS pada dasarnya adalah upaya terakhir NASA dalam keadaan darurat, yang menghancurkan roket jika menyimpang dari jalur saat peluncuran. Failsafe harus diuji dan (kembali) disertifikasi di Gedung Perakitan Kendaraan Kennedy Space Center setiap 25 hari.
Jika Artemis 1 harus dikembalikan ke VAB untuk sertifikasi, peluncurannya akan ditunda hingga Oktober. NASA sekarang meminta Eastern Range Angkatan Luar Angkasa - yang mencakup Kennedy Space Center - untuk pengabaian untuk memperpanjang jumlah hari yang diizinkan di antara sertifikasi FTS naik dari 25 hari.
(wib)
Lihat Juga :