Segel Roket Artemis 1 yang Bocor Diganti, Perbaikan Dilakukan di Landasan Peluncuran
Rabu, 07 September 2022 - 14:09 WIB
loading...
NASA mengganti segel roket Artemis 1 yang mengalami kebocoran pada propelan hidrogen cair super dingin (LH2) saat hendak diluncurkan pada Sabtu 3 September 2022. Foto/NASA
A
A
A
FLORIDA - NASA mengganti segel roket Artemis 1 yang mengalami kebocoran pada propelan hidrogen cair super dingin (LH2) saat hendak diluncurkan pada Sabtu 3 September 2022. Pekerjaan ini akan dilakukan di Pad 39B di Kennedy Space Center (KSC) di Florida, landasan peluncuran Artemis 1.
Kebocoran terjadi pada "pemutusan cepat" (quick disconnect), sebuah antarmuka yang menghubungkan tahap inti megaroket Space Launch System (SLS) dengan jalur propelan yang berasal dari menara peluncuran seluler roket raksasa. Setelah menganalisis masalah selama beberapa hari, tim Artemis 1 telah memutuskan untuk mengganti segel pada pemutusan cepat yang rusak.
“Melakukan pekerjaan di pad membutuhkan teknisi untuk memasang penutup di sekitar area kerja untuk melindungi perangkat keras dari cuaca dan kondisi lingkungan lainnya. Namun, memungkinkan para insinyur untuk menguji perbaikan di bawah kondisi kriogenik, atau superdingin," tulis NASA dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Rabu (7/9/2022).
Baca juga; Terjadi Kebocoran Bahan Bakar, Peluncuran Roket Artemis 1 Dibatalkan Kembali
Artemis 1 menggunakan megaroket Space Launch System (SLS) NASA yang baru untuk mengirim kapsul Orion ke orbit bulan dan kembali. NASA berusaha untuk meluncurkan misi epik ini, tetapi dibatalkan ketika terjadi masalah kebocoran propelan hidrogen cair super dingin (LH2) ketika hendak lepas landas.
Kebocoran terjadi pada "pemutusan cepat" (quick disconnect), sebuah antarmuka yang menghubungkan tahap inti megaroket Space Launch System (SLS) dengan jalur propelan yang berasal dari menara peluncuran seluler roket raksasa. Setelah menganalisis masalah selama beberapa hari, tim Artemis 1 telah memutuskan untuk mengganti segel pada pemutusan cepat yang rusak.
“Melakukan pekerjaan di pad membutuhkan teknisi untuk memasang penutup di sekitar area kerja untuk melindungi perangkat keras dari cuaca dan kondisi lingkungan lainnya. Namun, memungkinkan para insinyur untuk menguji perbaikan di bawah kondisi kriogenik, atau superdingin," tulis NASA dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Rabu (7/9/2022).
Baca juga; Terjadi Kebocoran Bahan Bakar, Peluncuran Roket Artemis 1 Dibatalkan Kembali
Artemis 1 menggunakan megaroket Space Launch System (SLS) NASA yang baru untuk mengirim kapsul Orion ke orbit bulan dan kembali. NASA berusaha untuk meluncurkan misi epik ini, tetapi dibatalkan ketika terjadi masalah kebocoran propelan hidrogen cair super dingin (LH2) ketika hendak lepas landas.
Lihat Juga :