Kasus Kebocoran Data, Pakar Sayangkan Sikap Kominfo yang Terkesan Lepas Tangan

Rabu, 07 September 2022 - 06:18 WIB
loading...
Kasus Kebocoran Data,...
Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel A. Pangerapan saat memberikan pernyataan. Foto: dok Kominfo
A A A
JAKARTA - Pakar keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya menyayangkan sikap Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang terkesan lepas tangan terhadap kasus kebocoran 1,3 miliar data pendaftar kartu SIM.

Menurut Alfons, padahal institusi tersebut jelas-jelas mengeluarkan peraturan bahwa setiap pengguna kartu SIM wajib memberikan informasi kependudukan sebagai syarat menggunakan kartu SIM dan menjamin data yang diberikan aman.

“Sementara institusi yang seharusnya bisa menjawab hal ini sibuk menyangkal dan mengatakan datanya bukan dari institusinya. Atau dengan kata lain, yang penting bukan salah gue. Alias lepas tangan," kata Alfons.

Alfons mengklaim bahwa data yang bocor benar-benar otentik, tidak seperti yang dikatakan Kominfo yang menyebut hanya 20% data saja yang valid. Ia menyebut keabsahan data baik nomor telepon dan NIK sangat cocok.

"Dari nomor NIK yang diberikan sebagai sampel, semua nomor NIK yang dicek secara random 100% merupakan NIK yang otentik dan nomor telepon yang terkait dengan NIK tersebut ternyata aktif dan memang digunakan oleh pemilik NIK yang bersangkutan," terangnya.

Kominfo sendiri sebenarnya sudah mengaku bahwa pihaknya bersama dengan para operator seluler, Dukcapil, BSSN, tim Cyber Crime Polri, serta Dirjen PPI sudah dan terus melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini.

Meskipun hingga kini identitas pembocor data belum terungkap, namun Kominfo menegaskan akan terus mencari seraya memberikan waktu kepada para pemegang data untuk memperbaiki sistemnya.

BACA JUGA: Beda dengan Kominfo, Pakar Sebut Data Pendaftar Kartu SIM yang Bocor 100% Valid

Kominfo pun meminta agar seluruh pihak bahu-membahu bekerja sama dalam menjaga keamanan data pribadi jangan sampai kebocoran kembali terjadi karena ada amanat untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Idul Adha dan Teror...
Idul Adha dan Teror Data: Kita Berkurban atau Justru Jadi Korban?
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Google Baru Rilis Pembaruan...
Google Baru Rilis Pembaruan Darurat Chrome untuk Perangi Zero-Day
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Serangan kian Masif,...
Serangan kian Masif, Pembentukan UU Keamanan Siber Tak Bisa Lagi Ditunda
Mengapa Media Monitoring...
Mengapa Media Monitoring Jadi Kunci dalam Krisis Siber di Era Geopolitik Digital?
Wamenkomdigi: AI Ubah...
Wamenkomdigi: AI Ubah Pola Serangan Siber Jadi Lebih Cepat dan Masif
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved