2 Kosmonot Rusia Sukses Pasang Lengan Robot Buatan Eropa di ISS

Senin, 05 September 2022 - 14:27 WIB
loading...
2 Kosmonot Rusia Sukses...
Dua kosmonot Rusia Oleg Artemyev dan Denis Matveev sukses memasang dan menguji lengan robot buatan Eropa di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto/NASA/Space.com
A A A
MOSKOW - Dua kosmonot Rusia Oleg Artemyev dan Denis Matveev sukses memasang dan menguji lengan robot buatan Eropa di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) . Kedua kosmonot Rusia menyelesaikan semua tugas dalam misi spacewalk selama 7 jam 47 menit.

Komandan Ekspedisi 67 Oleg Artemyev dan insinyur penerbangan Denis Matveev bekerja selama satu jam atau 10 menit lebih cepat dari target waktu untuk menyelesaikan banyak tugas untuk mengkonfigurasi Lengan Robot Eropa. Selanjutnya, mereka menyelesaikan tugas awal untuk memperpanjang derek boom Strela yang panjang antara modul Poisk dan FGB di kompleks modul Rusia di ISS.

“Anda menyelesaikan lebih dari yang Anda rencanakan! Sangat produktif," kata seorang perwakilan dari Kontrol Misi Moskow kepada para kosmonot tepat setelah mereka menutup palka dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Senin (5/9/2022).

Baca juga; China Luncurkan Modul Stasiun Luar Angkasa Kedua

Mereka menjalani misi spacewalk ini pada Jumat 2 September 2022 dengan baik tanpa gangguan berarti. Sebelumnya, mereka pada 17 Agustus 2022 juga melaksanakan misi spacewalk, namun terjadi kendala pada baterai pakaian antariksa.

Mereka menyelesaikan tugas-tugas yang tersisa dengan cepat pada misi spacewalk kali ini. Termasuk memasang platform kerja pada modul Nauka, mengonfigurasi panel kontrol dan "end effector" pegangan lengan, dan menggerakkan beberapa insulasi antar lokasi.

Selain perpanjangan boom, tujuan utama spacewalk terpenuhi ketika spacewalker berhasil menguji mekanisme untuk membantu lengan menggenggam muatan lebih dari sembilan ton di ruang angkasa. “Boom ini memiliki banyak inersia,” kata salah satu kosmonot.

Baca juga; Bertekad Tinggalkan ISS, Rusia Tunjukkan Model Stasiun Luar Angkasa Baru

Para kosmonot juga memiliki beberapa momen untuk menikmati pemandangan Bumi, termasuk menyaksikan kebakaran hutan dan asap di atas California. “Anda dapat melihat kebakaran hutan itu. Itu luar biasa,” ucap salah satu penjelajah luar angkasa.

Pada misi spacewalk 17 Agustus, yang berlangsung selama 2,5 jam, duo kosmonot Rusia ini melakukan pekerjaan yang cukup lengkap bagi lengan pengendali Eropa untuk melakukan gerakan pertama pada 24 Agustus.

“Gerakan pertama ini melibatkan pelepasan muatan, kait pin tunggal dan adaptornya untuk alat pendukung kosmonot, dari Nauka, memindahkannya ke sisi lain modul dan kemudian memasangnya kembali ke posisi semula,” kata pejabat Badan Antariksa Eropa. Nauka adalah modul Rusia yang diluncurkan oleh lengan ke luar angkasa pada Juli 2021.
2 Kosmonot Rusia Sukses Pasang Lengan Robot Buatan Eropa di ISS


Baca juga; Perang Rusia Ukraina Bisa Mempercepat Kehancuran Stasiun Luar Angkasa Internasional

Lengan itu memindahkan muatan seukuran koper kecil selama pengujian, tetapi ketika sepenuhnya siap, mampu mengangkat muatan dengan massa hampir 9 ton. Pengendali merencanakan tes lengan yang lebih ambisius pada pertengahan September untuk menguji rem, gerakan sendi, kontrol gaya, dan kualitas gambar kamera.

Spacewalk pada 2 September adalah misi spacewalk kedelapan untuk Artemyev dan yang keempat untuk Matveev. Itu juga misi kedelapan di ISS pada tahun 2022 dan yang ke-253 yang mendukung perakitan dan pemeliharaannya sejak tahun 1998.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Rekomendasi
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved