Rusia Sebut 6 Jenis Howitzer Bantuan Barat untuk Ukraina Tidak Berfungsi, Penyebabnya Sepele

Rabu, 31 Agustus 2022 - 23:51 WIB
loading...
A A A
Penembakan 100 peluru sehari dianggap sebagai misi berintensitas tinggi, tetapi Ukraina tampaknya menembakkan lebih banyak peluru. Selain itu, dikatakan bahwa para prajurit di garis depan pada awalnya mencoba untuk menembakkan amunisi khusus pada jarak yang terlalu jauh.
Rusia Sebut 6 Jenis Howitzer Bantuan Barat untuk Ukraina Tidak Berfungsi, Penyebabnya Sepele


Spiegel juga melaporkan masalah baru juga muncul dengan pengisian amunisi untuk tank anti-pesawat Gepard, lima sistem pertama yang baru-baru ini dikirim ke Ukraina. Menurut Spiegel, selama uji tembak di Jerman, ternyata sistem tembak Gepard tidak cocok dengan amunisi pabrikan Norwegia, sehingga pelurunya harus diperbaiki dan dimodifikasi.

Baca juga; AS Sudah Pasok 90 Artileri Howitzer ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Howitzer adalah salah satu bentuk artileri medan. Howitzer berbeda dari jenis meriam artileri lainnya dalam hal trayektori penembakannya. Howitzer menembak dalam sudut tinggi dan memiliki daya penghancur yang sangat besar karena proyektil yang dilontarkan.

Nama Howitzer berasal dari kata dalam bahasa Ceko houfnice, meriam dari abad ke-15 yang digunakan oleh suku Hussites dalam perang Hussite. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Howitzer adalah meriam berlaras panjang dan berdaya tembak tinggi.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved